
JAKARTA, aiotrade.app
Pada hari Jumat (10/10/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penguatan. Pada penutupan bursa sebelumnya, IHSG berakhir di level 8.250, naik sebesar 84,91 poin atau setara dengan 1,04 persen.
Menurut Direktur Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, beberapa data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) mengalami keterlambatan karena adanya penutupan pemerintah (shutdown). Di dalam negeri, pemerintah Indonesia rencananya akan menerbitkan stimulus ekonomi baru pada kuartal IV-2025 dengan anggaran yang lebih besar dibandingkan sebelumnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sejauh ini, pemerintah telah menyalurkan dana sebesar Rp 73,93 triliun dari Januari hingga September 2025. Stimulus tersebut difokuskan untuk mempercepat realisasi belanja APBN dan memperkuat daya beli masyarakat miskin serta rentan.
Berdasarkan analisis teknikal, IHSG berpotensi menguat secara terbatas dengan support dan resistance di kisaran level 8.140–8.300. Hal ini disampaikan oleh Maximilianus Nico Demus dalam analisisnya.
Sementara itu, riset dari Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa IHSG ditutup menguat pada level 8.250,94 pada perdagangan kemarin. Selama sesi perdagangan, IHSG sempat mencapai level intraday tertinggi baru di 8.272.
Secara teknikal, indikator MACD membentuk golden cross dan indikator stochastic RSI kembali mengarah ke atas di area pivot. IHSG mampu bertahan di atas level 8.200 dengan disertai volume beli.
"Diperkirakan IHSG berpeluang melanjutkan penguatan menguji level 8.272-8.300. Namun perlu diwaspadai potensi pullback jangka pendek akibat profit taking pada akhir pekan," ujar riset tersebut.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari beberapa perusahaan sekuritas:
- Pilarmas Investindo
- PGAS: harga terakhir 1.705, support 1.685, resistance 1.770, target 1.760
- AMMN: harga terakhir 7.400, support 6.900, resistance 7.850, target 7.725
-
LSIP: harga terakhir 1.300, support 1.260, resistance 1.360, target 1.355
-
Philips Sekuritas
- TOTL: trading buy 805, stoploss 770, target 845-875
- FILM: trading buy 4.440, stoploss 4.000, target 4.890-5.200
-
AUTO: sell on strength 2.400-2.460
-
MNC Sekuritas
- BUMI: speculative buy 140-142, stoploss below 138, target 153-164
- DKFT: buy on weakness 730-750, stoploss below 715, target 815-840
- ERAL: buy on weakness 324-332, stoploss below 322, target 346-370
- WIFI: buy on weakness 3.010-3.210, stoploss below 2.940, target 3.390-3.50
Disclaimer: Artikel ini bukan ajakan untuk membeli atau menjual saham. Semua rekomendasi dan analisis saham berasal dari analis sekuritas yang bersangkutan, dan aiotrade.app tidak bertanggung jawab atas keuntungan atau kerugian yang timbul. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Pastikan untuk melakukan riset menyeluruh sebelum membuat keputusan investasi.