Jakarta.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan setelah sebelumnya ditutup dalam kondisi positif. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip melalui RTI, IHSG dibuka melemah sebesar 0,53% ke level 8.598 pada perdagangan Selasa (29/12/2025) pukul 09.02 WIB.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Mayoritas indeks sektoral turun dan berdampak pada penurunan IHSG. Terdapat delapan indeks sektoral yang menurun sementara tiga lainnya menguat. Sektor-sektor yang mengalami penurunan terbesar antara lain barang baku, energi, barang konsumer non primer, kesehatan, serta perindustrian.
Selain itu, sektor transportasi juga mengalami penurunan. Disusul oleh sektor keuangan dan properti serta real estate.
Dalam perdagangan pagi ini, total volume saham yang diperdagangkan di BEI mencapai 1,96 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,22 triliun.
Sebanyak 184 saham menguat, sedangkan 241 saham mengalami penurunan, dan 235 saham lainnya stagnan.
Berikut adalah daftar top losers di LQ45:
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) turun sebesar 6,94% menjadi Rp 1.810 per saham
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun sebesar 2,91% menjadi Rp 3.670 per saham
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun sebesar 3,03% menjadi Rp 3.200 per saham
Berikut adalah daftar top gainers di LQ45:
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik sebesar 1,56% menjadi Rp 65 per saham
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik sebesar 1,52% menjadi Rp 2.670 per saham
- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik sebesar 1,20% menjadi Rp 1.265 per saham