
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mencatat rekor baru pada awal pekan ini. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat sebesar 0,90% atau 77,93 poin ke level 8.710,69 pada penutupan perdagangan Senin (8/12/2025).
Selama sesi perdagangan kemarin, IHSG bergerak stabil di zona hijau dengan pergerakan dalam kisaran 8.642 hingga 8.720. Kenaikan indeks didorong oleh penguatan dari 10 dari 11 indeks sektoral BEI.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Sektor yang Mendorong Penguatan IHSG
Sektor kesehatan menjadi yang teratas dengan lonjakan sebesar 2,80%, disusul oleh sektor energi yang naik 2,73%, teknologi 2,64%, transportasi 2,17%, infrastruktur 2,05%, dan barang konsumer non-primer 1,40%.
Selain itu, sektor keuangan juga mengalami kenaikan sebesar 1,37%, barang konsumer primer 0,83%, barang baku 0,47%, serta properti dan real estate 0,27%. Satu-satunya sektor yang melemah adalah perindustrian dengan penurunan sebesar 1,42%.
Aktivitas Perdagangan yang Tinggi
Aktivitas perdagangan tercatat tinggi. Total volume transaksi mencapai 59,99 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 27,05 triliun. Sebanyak 385 saham menguat, 265 saham melemah, dan 153 saham stagnan.
Investor asing membukukan beli bersih (net buy) sebesar Rp 53 miliar di seluruh pasar. Berikut adalah 10 saham net buy terbesar asing pada Senin:
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 114,0 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 86,89 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 77,9 miliar
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 71,41 miliar
- PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 70,23 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 66,5 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 60,73 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 58,27 miliar
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 47,09 miliar
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 37,05 miliar
Saham-Saham dengan Net Sell Terbesar
Namun, di tengah kenaikan IHSG, investor asing juga mencatat net sell terbesar pada beberapa saham. Berikut adalah 10 saham net sell terbesar asing pada Senin:
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 339,02 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 147,98 miliar
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 125,66 miliar
- PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp 102,69 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 69,0 miliar
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 52,06 miliar
- PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 50,54 miliar
- PT Sentul City Tbk (BKSL) Rp 50,14 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 39,07 miliar
- PT Timah Tbk (TINS) Rp 34,54 miliar
Pergerakan IHSG yang stabil dan kenaikan di sejumlah sektor menunjukkan optimisme investor terhadap kondisi pasar modal. Namun, adanya net sell pada beberapa saham menunjukkan adanya ketidakpastian di sisi tertentu.