
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan hari ini, setelah sehari sebelumnya mengalami penurunan. Penguatan IHSG tercatat sebesar 0,51% atau naik 43,74 poin menjadi 8.700,92 pada penutupan perdagangan, Rabu (10/12/2025).
Kenaikan IHSG didorong oleh kenaikan lima indeks sektoral. Sektor infrastruktur menjadi yang paling tinggi dengan kenaikan sebesar 4,70%. Disusul oleh sektor energi yang naik 1,39%, barang baku 1,11%, barang konsumer non primer 1,06%, dan teknologi 0,78%.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Namun, beberapa sektor mengalami tekanan. Sektor keuangan turun 1,49%, transportasi 0,83%, kesehatan 0,53%, properti dan real estate 0,46%, barang konsumer primer 0,39%, serta perindustrian hanya naik 0,05%.
Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 66,03 miliar dengan nilai transaksi yang melampaui angka Rp 33,28 triliun. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 258 saham menguat, 431 saham melemah, dan 113 saham stagnan.
Berikut adalah daftar top gainers di LQ45:
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami kenaikan sebesar 19,85 miliar
- PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) naik 7,85% menjadi Rp 3.710 per saham
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik 6,37% menjadi Rp 1.420 per saham
Sementara itu, top losers di LQ45 adalah sebagai berikut:
- PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) turun 3,66% menjadi Rp 7.900 per saham
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 3,44% menjadi Rp 2.810 per saham
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) turun 3,31% menjadi Rp 2.630 per saham
Berikut adalah grafik EXCL dari TradingView: