
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona hijau pada akhir perdagangan hari Kamis (9/10). IHSG mengalami kenaikan sebesar 84,90 poin atau 1,04 persen, dengan posisi berada di angka 8.250,93. Kenaikan ini didorong oleh kinerja positif sejumlah saham besar atau big cap, terutama dari sektor perbankan.
Pada hari ini, aktivitas perdagangan saham dinilai terdorong oleh sentimen yang datang dari kedatangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke Bursa Efek Indonesia (BEI). Ia tiba bersama Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar. Kedatangan Purbaya dalam rangka menghadiri acara Dialog Pelaku Pasar Modal Bersama Menkeu yang diselenggarakan di Main Hall BEI, Jakarta. Acara ini menjadi agenda resmi yang difasilitasi oleh BEI.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam perdagangan hari ini, total frekuensi transaksi saham mencapai 3.077.951 kali dengan total volume perdagangan sebanyak 37,625 miliar saham senilai Rp 30,237 triliun. Angka ini menunjukkan tingkat likuiditas yang cukup tinggi di pasar modal.

Saham-saham bank pelat merah dan swasta secara kompak menguat pada penutupan hari ini. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) ditutup naik 3,76 persen ke level Rp 3.860. Sementara Bank Mandiri (BMRI) menguat 3,29 persen ke harga Rp 4.390, dan Bank Syariah Indonesia (BRIS) juga melonjak 3,86 persen ke Rp 2.690.
Di antara saham bank BUMN, Bank Tabungan Negara (BBTN) mencatat kenaikan paling signifikan, yaitu 4,66 persen ke posisi Rp 1.235 per saham. Sementara itu, Bank Negara Indonesia (BBNI) juga mengalami kenaikan sebesar 4,06 persen ke harga Rp 4.100.
Di sisi lain, bank swasta juga turut serta dalam tren positif. Bank Central Asia (BBCA) naik 2,37 persen ke harga Rp 7.550, sedangkan Bank CIMB Niaga (BNGA) mengalami kenaikan tipis sebesar 0,29 persen ke Rp 1.710. Kenaikan ini menunjukkan bahwa sentimen positif tidak hanya terbatas pada sektor perbankan BUMN, tetapi juga mencakup bank swasta.
Beberapa faktor pendukung kenaikan IHSG hari ini meliputi harapan atas kebijakan pemerintah yang lebih pro-ekonomi, serta optimisme terhadap kinerja sektor perbankan yang stabil. Selain itu, partisipasi para pemangku kepentingan seperti Menteri Keuangan dan OJK dalam dialog pasar modal juga memberikan dampak psikologis positif terhadap investor.
Tren kenaikan IHSG hari ini menunjukkan bahwa pasar mulai memperhatikan potensi pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Meskipun ada tekanan dari isu global, kinerja pasar domestik tetap menunjukkan ketahanan, khususnya di sektor perbankan yang menjadi tulang punggung sistem keuangan nasional.