IHSG Naik 1,04% Usai Menteri Keuangan Kunjungi BEI, AMMN dan BBNI Jadi Favorit Investor

admin.aiotrade 10 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
IHSG Naik 1,04% Usai Menteri Keuangan Kunjungi BEI, AMMN dan BBNI Jadi Favorit Investor
IHSG Naik 1,04% Usai Menteri Keuangan Kunjungi BEI, AMMN dan BBNI Jadi Favorit Investor

Penguatan IHSG pada Jumat, 10 Oktober 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan sinyal positif pada Jumat, 10 Oktober 2025, dengan mencatat kenaikan sebesar 1,04% ke posisi 8.250,93. Kenaikan ini terjadi setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan pertemuan dengan pelaku pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Penguatan indeks ini menunjukkan bahwa investor memiliki optimisme terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah yang dinilai mampu menjaga stabilitas pasar keuangan dalam jangka panjang.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan data dari BEI, IHSG bergerak dari level terendah 8.159,94 dan sempat menyentuh titik tertinggi di 8.272,63 sepanjang perdagangan hari Kamis. Dalam sesi perdagangan tersebut, sebanyak 433 saham tercatat menguat, sedangkan 229 saham melemah dan 135 saham lainnya tidak mengalami perubahan.

Total kapitalisasi pasar atau market cap kini menyentuh angka Rp15.481 triliun, yang menunjukkan kuatnya sentimen positif dari pelaku pasar.

Pergerakan Saham Utama

Dari sisi pergerakan saham, PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) menjadi salah satu penggerak utama dengan kenaikan sebesar 6,09% ke level Rp7.400 per saham. Saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 4,06% ke posisi Rp4.100 per saham.

Saham perbankan lainnya, seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), ikut menopang penguatan indeks dengan kenaikan 3,76% ke level Rp3.860 per saham. Sementara itu, PT Astra International Tbk. (ASII) menguat 3,49% ke level Rp5.925 per saham.

Meski mayoritas saham mengalami penguatan, beberapa saham berkapitalisasi besar justru mencatat penurunan. Contohnya, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) yang melemah 3,90% ke Rp14.775 dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) turun tipis 0,26% ke Rp105.125 per saham.

Top Gainers dan Top Losers

Saham top gainers hari ini diduduki oleh PT Multi Garam Utama Tbk. (FOLK) dengan lonjakan 34,19% ke harga Rp208 dan PT Krida Jaringan Nusantara Tbk. (KJEN) yang naik 25% ke Rp290 per saham. Sebaliknya, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk. (CENT) menjadi top losers dengan penurunan 14,53% ke Rp147, diikuti PT Multipolar Tbk. (MLPL) yang melemah 8,13% ke Rp226 per saham.

Peran Menteri Keuangan dalam Penguatan Sentimen Pasar

Pertemuan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan para pelaku pasar menjadi salah satu pemicu sentimen positif. Dalam diskusi tersebut, ia menekankan pentingnya kebijakan ekonomi yang konsisten untuk menjaga kepercayaan pasar dan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut Purbaya, pemerintah tidak fokus secara spesifik pada penguatan pasar modal, tetapi lebih pada memperkuat fondasi ekonomi agar pertumbuhan pasar saham ikut terdorong secara alami. Ia menjelaskan bahwa pergerakan pasar saham mencerminkan ekspektasi investor terhadap likuiditas di masa depan.

Dengan optimisme tinggi, ia percaya bahwa kerja sama antara pemerintah dan pelaku pasar akan mendorong kepercayaan investor serta mendukung tren penguatan IHSG ke depan.

“Kalau ekonomi kuat, pasar saham akan ikut menguat. Saya yakin dalam 10 tahun ke depan IHSG bisa melesat lebih tinggi,” ujar Purbaya.

Peluang Investasi di Sektor Perbankan dan Pertambangan

Kenaikan IHSG kali ini menjadi sinyal positif bagi para investor, terutama mereka yang mengincar saham unggulan seperti AMMN dan BBNI. Sentimen pasar yang solid juga membuka peluang bagi saham-saham sektor perbankan dan pertambangan untuk terus melaju.

Dengan momentum ini, para pelaku pasar diharapkan dapat mencermati pergerakan saham secara strategis untuk mengoptimalkan peluang investasi.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan