IHSG Naik, BUMI, GOTO, BBCA Jadi Favorit

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 18x dilihat
IHSG Naik, BUMI, GOTO, BBCA Jadi Favorit


aiotrade, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan hari ini, Rabu (12/11/2025). Beberapa saham unggulan seperti BUMI, GOTO, dan BBCA mengalami kenaikan pada sesi pagi ini.

Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka menguat pada posisi 8.392,28 atau naik 0,25%. Pada awal perdagangan, indeks sempat bergerak dalam rentang 8.379 hingga 8.397.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 274 saham menguat, 151 saham melemah, dan 202 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar IHSG tercatat mencapai Rp15.308 triliun.

Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) menjadi salah satu yang menguat pagi ini. Harga saham BUMI naik sebesar 3,03% ke level Rp204 per saham.

Selanjutnya, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) juga mengalami kenaikan sebesar 4,48% ke level Rp70 per saham. Dalam sesi pagi ini, sebanyak 691 juta saham GOTO telah diperdagangkan dengan nilai mencapai Rp47,7 miliar.

Di sisi lain, saham bank Grup Djarum, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), juga menguat sebesar 0,30% ke level Rp8.425 per saham.

Beberapa saham lain yang turut menguat antara lain:
Saham BMRI naik 0,64% ke level Rp4.710
Saham BRMS naik 1,51% ke level Rp1.010
* Saham TOBA menguat 1,66% ke level Rp920 per saham

Sebelumnya, Tim Riset Phintraco Sekuritas memperkirakan bahwa IHSG berpotensi mengalami koreksi hari ini dan akan menguji level 8.300. Secara teknikal, indikator Stochastic RSI membentuk Death Cross di area overbought. Volume penjualan meningkat, didukung oleh garis A/D yang menunjukkan adanya distribusi saham.

Pasar juga memperhatikan data ekonomi domestik. Penjualan ritel tumbuh sebesar 3,7% YoY di bulan September 2025, meningkat dari 3,5% YoY di Agustus 2025. Pertumbuhan positif ini merupakan yang keenam kalinya secara berturut-turut.

Namun, penjualan mobil domestik mengalami penurunan sebesar 4,4% YoY menjadi 74.019 unit di Oktober 2025, turun dari penurunan 15,1% YoY di September 2025. Meskipun penurunan ini terjadi selama enam bulan berturut-turut, laju penurunannya mulai melambat. Selain itu, volume penjualannya mencapai level tertinggi sejak Desember 2024.

Dari sisi global, sentimen positif masih berasal dari ekspektasi akan berakhirnya government shutdown.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan