IHSG Naik Didukung Sektor Kesehatan, Cek Prospeknya Hari Ini (9/12)

admin.aiotrade 08 Des 2025 2 menit 22x dilihat
IHSG Naik Didukung Sektor Kesehatan, Cek Prospeknya Hari Ini (9/12)


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup dengan kenaikan pada perdagangan Senin (8/12/2025), naik sebesar 0,90% atau 77,93 poin menjadi berada di level 8.710,70. Penguatan indeks ini terutama didorong oleh sektor kesehatan yang melonjak hingga 2,80%, sementara sektor industrials menjadi penekan terbesar setelah mengalami penurunan sebesar 1,42%.

Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment dari Pilarmas Investindo Sekuritas, menyatakan bahwa sentimen eksternal masih memengaruhi pergerakan pasar. Bursa Asia secara keseluruhan menunjukkan pergerakan yang bervariasi karena investor sedang menantikan rilis data penting dari Tiongkok, termasuk data perdagangan Desember, CPI, dan PPI. Selain itu, ketidakpastian menjelang pertemuan Politburo dan Konferensi Kerja Ekonomi Pusat juga meningkatkan sikap hati-hati pelaku pasar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Namun, pelemahan bursa kawasan ini tertahan oleh kabar positif dari Tiongkok terkait pelonggaran regulasi sektor keuangan. Beberapa langkah seperti relaksasi persyaratan modal dan batas leverage bagi perusahaan besar memberikan dorongan tersendiri. Selain itu, data ekspor-impor China juga memberi angin segar. Ekspor November meningkat lebih tinggi dari perkiraan setelah adanya gencatan tarif dengan AS, sementara impor mencatat kenaikan selama enam bulan berturut-turut.

Di dalam negeri, IHSG sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa karena optimisme terhadap sejumlah emiten. Meskipun prospek ekonomi dinilai tetap stabil, pasar masih mencermati respons fiskal pemerintah terkait penanganan bencana besar di Sumatra.

Pelaku pasar juga sedang menunggu rilis survei keyakinan konsumen November dan data penjualan ritel Oktober dalam waktu dekat. Hal ini akan menjadi indikator penting untuk menilai kondisi perekonomian nasional.

Pada perdagangan saham, indeks LQ45 juga ikut menguat, didorong oleh saham-saham seperti ADMR, GOTO, DSSA, BUMI, dan AMRT. Sebaliknya, saham UNTR, UNVR, SCMA, BRPT, dan AMMN menjadi penekan terhadap kinerja indeks.

Saham-saham dengan kenaikan harian tertinggi antara lain VAST, KIOS, RLCO, REAL, dan CITY. Sementara itu, saham ASPI, YPAS, TIFA, FPNI, dan LABA berada di jajaran top losers.

Untuk perdagangan Selasa (9/12/2025), Nico memproyeksikan IHSG masih berpeluang menguat terbatas dengan support di level 8.620 dan resistance di 8.720. Proyeksi ini mengindikasikan bahwa pasar masih memiliki ruang untuk berkembang, meski dengan keterbatasan akibat faktor-faktor eksternal.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan