IHSG Naik ke 8.161, Pasar Tembus Rp15.000 Triliun

admin.aiotrade 24 Sep 2025 2 menit 15x dilihat
IHSG Naik ke 8.161, Pasar Tembus Rp15.000 Triliun
Featured Image

Penguatan IHSG Pagi Ini dengan Kenaikan Kapitalisasi Pasar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu (24/9/2025). Pembukaan pasar saham berjalan positif dengan kapitalisasi pasar yang mencapai angka Rp15.000 triliun. Beberapa saham unggulan seperti EMAS, BBCA, dan BUMI juga mengalami kenaikan di pagi hari.

Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.01 WIB, IHSG dibuka pada posisi 8.161,28. Indeks sempat menyentuh level antara 8.149 hingga 8.166 sesaat setelah pembukaan. Dalam situasi ini, sebanyak 284 saham menguat, 112 saham melemah, dan 215 saham bergerak stabil. Kapitalisasi pasar IHSG tercatat meningkat menjadi Rp15.000 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Saham dari emiten baru PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) menjadi yang paling aktif diperdagangkan, dengan nilai transaksi mencapai Rp301,4 miliar. Saham EMAS naik sebesar 12,22% ke level Rp4.040 per saham. Selain itu, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menguat 0,95% ke level Rp7.950, sedangkan saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) naik 2,14% ke level Rp143 per saham.

Beberapa saham lain yang juga mengalami kenaikan antara lain BREN yang naik 2,22% ke level Rp9.225, BBRI yang naik 0,24% ke level Rp4.150, serta BRPT yang menguat 0,89% ke level Rp3.400 per saham.

Perkembangan Pasar dan Faktor Pendukung

Tim Riset Phintraco Sekuritas dalam risetnya menjelaskan bahwa IHSG ditutup menguat pada level 8.125,2 atau naik 1,06% pada perdagangan Selasa (23/9/2025), yang merupakan level tertinggi baru. Kenaikan harga komoditas seperti emas memberikan dampak positif terhadap beberapa saham terkait.

Di sisi lain, upaya Menteri Keuangan untuk memberantas rokok ilegal turut mendorong penguatan saham-saham rokok. Selain itu, ekspektasi pemulihan ekonomi pada semester II/2025 menjadi faktor positif bagi pasar saham. Meskipun demikian, pelemahan rupiah akhir-akhir ini menjadi faktor negatif yang perlu diperhatikan.

Ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga The Fed juga menjadi salah satu faktor positif yang mendukung penguatan pasar saham.

Analisis Teknis dan Prediksi IHSG

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa histogram positif MACD menunjukkan adanya kenaikan yang didukung oleh indikator volume beli yang kuat serta indikasi akumulasi dari indikator accumulation/distribution. Namun, indikator Stochastic RSI berada di area overbought.

“IHSG berada di atas level MA5, MA20, dan MA200, yang mengindikasikan berada di area bullish dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” tulis Phintraco Sekuritas.

Dengan demikian, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan di area 8.150-8.200, selama ditutup di atas level MA5 di sekitar level 8.050. Namun, karena kondisi IHSG berada di area overbought, investor perlu waspada terhadap potensi pullback minor di kisaran 8.050-8.070.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan