IHSG Naik ke 8.088, Bursa Regional Beragam di Awal Oktober

admin.aiotrade 01 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
IHSG Naik ke 8.088, Bursa Regional Beragam di Awal Oktober
Featured Image

IHSG Membuka Pagi Dengan Kenaikan, Di Tengah Pergerakan Bursa Regional

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan pada hari Rabu (1/10/2025) dengan kenaikan. Penguatan ini terjadi di tengah berbagai pergerakan bursa regional yang menunjukkan variasi.

Berdasarkan data RTI pukul 09.07 WIB, IHSG naik sebesar 0,34% atau 27,278 poin, mencapai level 8.088,340. Dalam sesi perdagangan tersebut, sebanyak 279 saham mengalami kenaikan, sementara 185 saham turun dan 171 saham lainnya stagnan. Total volume perdagangan mencapai 4,7 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,9 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sebanyak 10 indeks sektoral berhasil mendorong IHSG ke zona hijau pagi ini. Tiga sektor dengan kenaikan terbesar adalah:

  • IDX-Basic meningkat sebesar 1,21%
  • IDX-Trans naik 0,46%
  • IDX-Energy juga naik 0,46%

Beberapa saham unggulan dalam LQ45 mengalami kenaikan signifikan. Berikut daftar saham-saham top gainers:

  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) naik 2,67% menjadi Rp 1.155
  • PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) naik 1,85% menjadi Rp 550
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 1,79% menjadi Rp 342

Di sisi lain, beberapa saham unggulan dalam LQ45 mengalami penurunan. Berikut daftar saham-saham top losers:

  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 2,73% menjadi Rp 4.280
  • PT Merdeka Battery Minerals Tbk (MBMA) turun 1,55% menjadi Rp 635
  • PT United Tractors Tbk (UNTR) turun 1,03% menjadi Rp 26.500

Bursa Asia-Pasifik Menghadapi Ancaman Shutdown AS

Pasar saham Asia-Pasifik dibuka dengan variasi hari ini. Meskipun ada penguatan di Wall Street, ancaman potensi shutdown pemerintah Amerika Serikat masih menjadi perhatian utama.

Di Jepang, Bank of Japan (BOJ) merilis hasil survei Tankan kuartal III yang mengukur sentimen bisnis perusahaan domestik. Indeks optimisme bisnis di kalangan produsen besar naik menjadi +14 dari +13 pada kuartal sebelumnya. Namun angka ini sedikit lebih rendah dari ekspektasi para ekonom yang diproyeksikan +15 dalam jajak pendapat Reuters.

Sementara itu, indeks non-manufaktur tetap stabil di +34. Angka positif pada survei Tankan menunjukkan bahwa jumlah pelaku usaha optimistis lebih banyak dibanding yang pesimistis.

Investor di kawasan Asia juga menanti keputusan suku bunga dari bank sentral India (Reserve Bank of India/RBI) yang dijadwalkan dirilis hari ini.

Pergerakan Indeks Saham Utama Asia

Pergerakan indeks saham utama Asia sebagai berikut:

  • Nikkei 225 Jepang turun 1,05%
  • Topix melemah lebih dalam 1,52%
  • Kospi Korea Selatan menguat 0,68%
  • Kosdaq naik 0,77%
  • S&P/ASX 200 Australia melemah 0,25% pada awal perdagangan

Sementara itu, bursa saham China daratan dan Hong Kong tutup karena libur nasional.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan