IHSG naik ke 8.660, cek saham asing net buy dan net sell terbesar

admin.aiotrade 15 Des 2025 2 menit 15x dilihat
IHSG naik ke 8.660, cek saham asing net buy dan net sell terbesar


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan lalu di zona hijau. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG menguat 0,46% atau 40,0 poin ke level 8.660,49 pada penutupan Jumat (12/12/2025). Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat menguat 0,32%.

Kenaikan indeks pada Jumat terutama didorong oleh penguatan sejumlah sektor utama. Sektor barang baku memimpin dengan lonjakan 5,52%, diikuti sektor energi yang naik 1,23%. Sektor properti dan real estat turut menopang dengan kenaikan 1,02%, sementara sektor kesehatan naik 0,55% dan barang konsumer primer menguat 0,40%.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Di sisi lain, enam sektor terkoreksi dan menahan laju IHSG. Sektor teknologi turun paling dalam, yakni 2,20%. Penurunan juga terjadi pada sektor barang konsumer non primer sebesar 1,23%, infrastruktur 0,86%, perindustrian 0,56%, keuangan 0,40%, dan transportasi 0,12%.

Aktivitas perdagangan hari ini tercatat cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 51,52 miliar saham dengan nilai perdagangan Rp 29,59 triliun. Sebanyak 275 saham ditutup menguat, sementara 377 melemah dan 148 lainnya stagnan.

Investor asing mencatat net buy sebesar Rp 283,92 miliar di seluruh pasar. Akumulasi net buy asing dalam sepekan tembus Rp 1,52 triliun di seluruh pasar. Berikut 10 saham net buy terbesar asing dalam sepekan:

  • PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 1,79 triliun
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 816,92 miliar
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 525,86 miliar
  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 435,97 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII) Rp 258,6 miliar
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 241,42 miliar
  • PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 204,92 miliar
  • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 167,36 miliar
  • PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) Rp 145,7 miliar
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 139,74 miliar

BMRI Chart
by TradingView

Namun di tengah kenaikan IHSG dan aksi net buy asing, sejumlah saham big cap perbankan ini banyak dijual asing. Berikut 10 saham net sell terbesar asing selama sepekan:

  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,07 triliun
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 510,85 miliar
  • PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) RP 442,95 miliar
  • PT XL Smart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp 370,4 miliar
  • PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 285,27 miliar
  • PT Indofood CBP Suskes Makmur Tbk (ICBP) Rp 173,97 miliar
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 138,13 miliar
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 132,99 miliar
  • PT Timah Tbk (TINS) Rp 113,83 miliar
  • PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 101,9 miliar

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan