
Pergerakan IHSG Pagi Ini Mengalami Kenaikan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Kamis (9/9/2025), dibuka di zona hijau. Pada sesi pembukaan, beberapa saham unggulan seperti ADMR, BUMI, dan CBDK mengalami kenaikan harga yang signifikan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan data RTI Infokom, pada pukul 09.00 WIB, IHSG dibuka dengan kenaikan ke posisi 8.187. Indeks tersebut sempat bergerak dalam rentang 8.187 hingga 8.204 segera setelah pembukaan. Dalam situasi ini, tercatat sebanyak 321 saham menguat, sementara 73 saham melemah dan 206 saham lainnya bergerak stabil. Kapitalisasi pasar IHSG terpantau mencapai Rp15.452 triliun.
Saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menjadi salah satu saham yang naik tinggi pada pembukaan perdagangan hari ini. Saham ADMR mengalami kenaikan sebesar 8,7% ke level Rp1.500 per saham. Selain itu, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) juga dibuka menguat sebesar 7,04% ke level Rp152. Sementara itu, saham milik Sugianto Kusuma atau Aguan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) mengalami kenaikan sebesar 3,64% menjadi Rp7.825.
Menurut Tim Riset CGS International Sekuritas, kenaikan mayoritas indeks di bursa Wall Street serta terus berlanjutnya kenaikan harga beberapa komoditas seperti emas, CPO, dan minyak mentah diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan.
Namun, terdapat potensi katalis negatif dari pasar akibat aksi jual investor asing, khususnya di saham perbankan big caps. "IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 8.110-8.055 dan resist 8.225-8.280," tulis CGS International Sekuritas.
Dari sisi global, investor hanya sedikit memberikan respon terhadap notulen rapat The Fed pada bulan lalu. Notulen tersebut menunjukkan bahwa The Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan sebesar 25 bps untuk pertama kalinya di tahun ini. Namun, terungkap adanya ketidaksepakatan antar anggota The Fed mengenai prospek pemangkasan suku bunga acuan selanjutnya.
Prediksi Pergerakan Pasar
Pemangkasan suku bunga oleh The Fed dapat memengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan. Meskipun ada ketidakpastian mengenai langkah-langkah kebijakan moneter berikutnya, para analis tetap optimis terhadap kemungkinan kenaikan IHSG dalam jangka pendek.
Perlu dicatat bahwa prediksi-prediksi ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade.app tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.