IHSG Naik, Saham BRMS hingga ARCI Melonjak

admin.aiotrade 15 Des 2025 3 menit 14x dilihat
IHSG Naik, Saham BRMS hingga ARCI Melonjak


aiotrade, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) dibuka dengan kenaikan ke level 8.675,18 pada perdagangan hari ini, Senin (15/12/2025). Beberapa saham seperti PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) hingga PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) mengalami kenaikan yang signifikan.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka di posisi 8.705,24 pada perdagangan hari ini. IHSG menguat sebesar 0,17% menuju ke posisi 8.675,18 pada pukul 09.05 WIB. Pada awal perdagangan, IHSG bergerak dalam rentang terbawah 8.668,07 dan tertinggi 8.715,18. Sementara itu, kapitalisasi pasar alias market cap saat pembukaan mencapai Rp15.907 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada pembukaan perdagangan hari ini, beberapa saham emiten emas mengalami kenaikan harga. Harga saham BRMS menguat sebesar 6,10% dan ARCI naik 4,96% pada pembukaan perdagangan. Selain itu, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) juga menguat 2,72%, sedangkan PT Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) melonjak hingga 12,77%.

Pada perdagangan sebelumnya, Jumat (12/12/2025), IHSG ditutup menguat sebesar 0,46% ke level 8.660,49.

Retail Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Indri Liftiany Travelin Yunus menyampaikan bahwa pada perdagangan pekan ini, 15-19 Desember 2025, terdapat beberapa sentimen yang akan memengaruhi pergerakan IHSG. Salah satu sentimen utama adalah Non Farm Payrolls AS Oktober dan November yang diperkirakan akan dirilis bersamaan dengan prediksi penurunan drastis hingga level 55.000.

Selain itu, S&P Global Composite PMI Flash AS Desember diperkirakan akan sedikit melemah tetapi masih berada dalam laju ekspansi. Inflasi AS per November diperkirakan akan turun tipis ke level 3%. Berdasarkan sentimen global, yakni konsensus data ekonomi AS, kondisi tersebut diyakini akan memberi peluang besar bagi The Fed untuk melanjutkan pemangkasan tingkat suku bunga acuan pada kuartal I/2026 mendatang.

Dari sisi domestik, Bank Indonesia (BI) akan mengumumkan arah kebijakannya terhadap suku bunga pada pekan ini. Mengacu pada konsensus, suku bunga acuan BI akan dipangkas sebesar 25 basis poin kembali ke level 4,5%. Fokus para pelaku pasar saat ini juga tertuju pada beberapa emiten yang dinilai memiliki potensi besar untuk masuk dalam rebalancing indeks MSCI, sehingga banyak yang mengambil momentum kenaikan harga secara teknikal.

Indri juga meyakini bahwa kondisi pasar saham saat ini tengah berada di penghujung tahun yang diyakini akan terjadi fenomena window dressing dan santa claus rally pada pasar saham Indonesia.

Tim Riset Phintraco Sekuritas menjelaskan bahwa fokus perhatian pasar pada pekan ini adalah rilisnya beberapa data ekonomi penting dari AS. Data tersebut seperti nonfarm payrolls periode Oktober dan November 2025. Selain itu, juga akan dirilis sejumlah data ekonomi lainnya seperti retail sales, inflasi, dan indeks PMI. Investor juga akan menantikan keputusan kebijakan moneter dari ECB, BoE, dan BoJ pada pekan ini.

Dari sisi domestik, investor akan menantikan hasil RDG Bank Indonesia dan pertumbuhan kredit perbankan pada Rabu (17/12/2025). Sejumlah aksi korporasi emiten diperkirakan juga akan menjadi salah satu pendorong pergerakan IHSG.

Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram negatif MACD pada IHSG. Di sisi lain, pelemahan Stochastic RSI mulai melandai dan mendekati level oversold. IHSG masih berada di bawah level MA5.

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi mengalami konsolidasi pada kisaran level 8.550-8.700 di pekan ini. Beberapa saham yang menjadi top picks Phintraco Sekuritas pekan ini adalah INDY, BRPT, TINS, MEDC, INKP, dan MDKA.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan