
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatat rekor tertinggi atau all time high (ATH) pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat (7/11). IHSG ditutup naik 57,53 poin atau 0,69% ke level 8.394. Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan positif yang signifikan dalam sepekan terakhir.
Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa nilai transaksi saham hari ini mencapai Rp 15,66 triliun dengan volume perdagangan sebesar 26,35 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,01 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 288 saham menguat, sedangkan 319 saham mengalami penurunan dan 202 saham tidak bergerak.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pergerakan positif IHSG turut membawa saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu naik. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melonjak 8,02% ke Rp 2.290, sementara PT Petrosea Tbk (PTRO) melesat 7,89% ke Rp 8.550. Selain itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga menguat 5,51% ke Rp 1.915.
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 0,50% ke Rp 9.975, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BREN) tumbuh 0,56% ke Rp 3.590. Pergerakan ini menunjukkan adanya optimisme di kalangan investor terhadap sektor energi dan infrastruktur.
Beberapa perusahaan lainnya juga menunjukkan pertumbuhan positif. Contohnya, saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang berada di zona hijau naik 0,50% ke Rp 9.975. Hal ini menjadi indikasi bahwa sektor energi terus menunjukkan ketahanan meskipun ada tekanan dari pasar global.
Di sisi lain, bursa saham Asia secara umum mengalami penurunan. Indeks Hang Seng merosot 0,92%, Shanghai Composite tergelincir 0,25%, dan Nikkei anjlok 1,19%. Namun, indeks Straits Times hanya naik tipis 0,01%. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar Asia masih menghadapi tantangan, terutama karena fluktuasi ekonomi global dan ketidakpastian politik.
Berikut adalah daftar saham top gainers dan losers:
- Top Gainers:
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 8,02% ke Rp 2.290
- PT Petrosea Tbk (PTRO) naik 7,89% ke Rp 8.550
-
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) naik 5,51% ke Rp 1.915
-
Top Losers:
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 3,44% ke Rp 2.530
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) turun 2,13% ke Rp 1.150
- J Resources Asia Pacific Tbk (PSAB) turun 1,75% ke Rp 560
Pencapaian IHSG yang mencapai ATH menjadi indikator positif bagi para investor. Meski ada tekanan dari pasar global, IHSG tetap mampu bertahan di level tinggi. Ini menunjukkan bahwa sentimen pasar domestik masih cukup kuat, terutama karena adanya dukungan dari sektor-sektor utama seperti properti, infrastruktur, dan energi.
Selain itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga melaporkan bahwa rerata transaksi harian saham pada Oktober mencetak rekor dengan tembus Rp 25 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan aktivitas investasi di pasar modal Indonesia.
Dengan kondisi pasar yang stabil dan pertumbuhan ekonomi yang baik, IHSG memiliki potensi untuk terus meningkatkan kinerjanya. Investor diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini dengan strategi investasi yang tepat dan berkelanjutan.