IHSG Rekor Baru 8.710, BEI Catat Pergeseran Besar di Saham AMMN, INKP hingga BBCA

admin.aiotrade 08 Des 2025 3 menit 17x dilihat
IHSG Rekor Baru 8.710, BEI Catat Pergeseran Besar di Saham AMMN, INKP hingga BBCA


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat rekor tertinggi atau all time high (ATH) pada penutupan perdagangan saham awal pekan ini, Senin (8/12). IHSG naik sebesar 0,90% atau 77,93 poin, bergerak ke level 8.710. Pencapaian ini menunjukkan kinerja positif dari pasar modal di Indonesia.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi saham sore ini mencapai Rp 27,33 triliun dengan volume perdagangan sebesar 57,32 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,91 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 385 saham menguat, sementara 265 saham terkoreksi dan 153 saham tidak bergerak. Kapitalisasi pasar IHSG hari ini mencapai Rp 16.034 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Selain itu, terdapat beberapa transaksi crossing besar di sejumlah saham. Berdasarkan data D’Origin, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menjadi saham dengan transaksi terbesar, dengan nilai sebesar Rp 4,62 triliun di harga Rp 7.699. Disusul oleh PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dengan nilai transaksi sekitar Rp 351 miliar di harga Rp 7.503. Selanjutnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat transaksi senilai Rp 288,14 miliar di harga Rp 8.298.

PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) juga mencatat transaksi besar di harga Rp 10.608 dengan nilai sebesar Rp 241,67 miliar. Diikuti oleh PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dengan nilai transaksi Rp 224,68 miliar di harga Rp 1.309. Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatat transaksi sebesar Rp 205,83 miliar di harga Rp 3.677.

Tidak hanya itu, beberapa saham lain juga turut masuk daftar transaksi crossing besar. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatat transaksi sebesar Rp 180,50 miliar di harga Rp 950. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) juga mencatat transaksi sebesar Rp 128,26 miliar di harga Rp 3.809. Terakhir, PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) membukukan transaksi sebesar Rp 125,94 miliar di harga Rp 100.

Dari sebelas sektor yang ada di BEI, sepuluh sektor terpantau mengalami kenaikan. Sektor kesehatan menjadi sektor dengan kenaikan terbesar, yaitu sebesar 2,8%. Di antara saham-saham dalam sektor tersebut, PT Bundamedik Tbk (BMHS) menguat sebesar 0,94% ke harga Rp 214.

Di sisi lain, bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Hang Seng mengalami penurunan sebesar 1,23%, sedangkan indeks Straits Times terkoreksi sebesar 0,54%. Namun, Nikkei naik sebesar 0,18% dan Shanghai Composite terangkat sebesar 0,54%.

Berikut adalah daftar saham top gainers:

  • PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik sebesar 12,02% ke harga Rp 1.445
  • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) naik sebesar 4,68% ke harga Rp 1.900
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik sebesar 5,88% ke harga Rp 252

Sementara itu, saham top losers antara lain:

  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun sebesar 3,32% ke harga Rp 2.620
  • PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun sebesar 3,86% ke harga Rp 3.400
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun sebesar 2,70% ke harga Rp 6.300

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan