
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi pertama hari ini, Selasa (16/12), ditutup turun tipis sebesar 0,18 poin ke level 8.649. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa nilai transaksi saham siang ini mencapai Rp 19,66 triliun dengan volume sebanyak 29,97 miliar saham dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,77 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 327 saham menguat, 305 saham terkoreksi, dan 163 saham tidak bergerak. Kapitalisasi pasar IHSG pada sesi pertama ini mencapai Rp 15.832 triliun.
Meski IHSG mengalami penurunan, terdapat beberapa transaksi crossing saham besar di emiten properti milik Sugianto Kusuma atau dikenal sebagai Aguan. Transaksi tersebut melibatkan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK). Berdasarkan data D’Origin, transaksi crossing saham CBDK dilakukan pada harga Rp 6.450 dengan total nilai transaksi sebesar Rp 5,05 triliun. Sementara itu, PANI mencatatkan transaksi crossing pada harga Rp 13.700 dengan nilai transaksi sebesar Rp 1 triliun.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, hanya empat sektor yang terpantau lesu. Sektor bahan baku menjadi yang paling turun, yaitu sebesar 0,69%. Di sektor ini, beberapa saham mengalami penurunan, salah satunya adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) yang turun 1,65% ke Rp 2.980.
Di sisi lain, bursa saham Asia secara keseluruhan mengalami penurunan. Indeks Hang Seng turun 2,05%, Nikkei tergelincir 1,48%, Shanghai Composite turun 1,26%, sedangkan Straits Times hanya tumbuh 0,17%.
Berikut daftar saham-saham yang menjadi top gainers:
- PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) naik sebesar 7,83% ke Rp 248
- PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) naik sebesar 6,30% ke Rp 1.435
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) naik sebesar 8,49% ke Rp 1.470
Sementara itu, saham-saham yang menjadi top losers antara lain:
- PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) turun sebesar 14,52% ke Rp 1.855
- PT PP Presisi Tbk (PPRE) turun sebesar 14,01% ke Rp 135
- PT Victoria Insurance Tbk (VINS) turun sebesar 12,26% ke Rp 186
Pergerakan IHSG yang lesu di sesi pertama hari ini menunjukkan bahwa investor masih memperhatikan dinamika pasar global, terutama dari kawasan Asia. Meskipun demikian, beberapa saham unggulan tetap mampu bertahan atau bahkan meningkatkan kinerjanya. Hal ini memberikan harapan bagi para pemain pasar dalam menghadapi pergerakan selanjutnya.