
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup mengalami kenaikan sebesar 12,43 poin atau 0,15% menjadi berada di level 8.348 pada penutupan perdagangan sesi pertama akhir pekan ini, Jumat (14/11). Pencapaian ini menunjukkan adanya optimisme dari para pelaku pasar meskipun secara keseluruhan kondisi pasar saham Asia terlihat cenderung melemah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan data yang dirilis oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), nilai transaksi saham hari ini mencapai angka Rp 11,91 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 27,93 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 1,48 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 236 saham menguat, sedangkan 401 saham mengalami penurunan, sementara 174 saham tidak mengalami perubahan harga.
Kapitalisasi pasar IHSG pada sesi I hari ini mencapai Rp 15.393 triliun, yang menunjukkan bahwa investor masih memperhatikan potensi pertumbuhan di sektor-sektor tertentu. Salah satu emiten yang mengalami kenaikan signifikan adalah PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), yang harganya melonjak sebesar 3,36% hingga mencapai Rp 10.000.
Dari sebelas sektor saham yang ada di BEI, hanya tiga sektor yang berhasil menghijau. Di antaranya, sektor infrastruktur mencatat kenaikan terbesar, yaitu sebesar 1,30%. Contohnya, harga saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) naik sebesar 0,57% menjadi Rp 3.520. Pergerakan positif ini menunjukkan bahwa sektor infrastruktur masih menjadi perhatian utama investor.
Di sisi lain, bursa saham Asia secara keseluruhan mengalami penurunan. Indeks Shanghai Composite turun sebesar 0,16%, Nikkei mengalami koreksi sebesar 1,74%, Straits Times turun 0,78%, dan Hang Seng merosot sebesar 1,26%. Kondisi ini menunjukkan bahwa pasar saham Asia menghadapi tekanan dari berbagai faktor eksternal.
Berikut adalah daftar saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar hari ini:
- PT Pakuan Tbk (UANG): Naik sebesar 15,42% menjadi Rp 5.800
- PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA): Naik sebesar 7,41% menjadi Rp 116
- PT Timah Tbk (TINS): Naik sebesar 6,16% menjadi Rp 3.260
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar hari ini adalah sebagai berikut:
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Turun sebesar 3,65% menjadi Rp 6.600
- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA): Turun sebesar 2,14% menjadi Rp 1.825
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS): Turun sebesar 1,99% menjadi Rp 985
Pergerakan pasar saham hari ini menunjukkan bahwa meskipun ada tekanan dari pasar Asia, IHSG masih mampu menunjukkan kinerja yang cukup baik. Investor tetap memantau perkembangan situasi pasar dan mencari peluang investasi yang optimal.