IHSG Siap Pecahkan Rekor Lagi, Cek Rekomendasi Analis

admin.aiotrade 08 Des 2025 2 menit 14x dilihat
IHSG Siap Pecahkan Rekor Lagi, Cek Rekomendasi Analis


Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki peluang untuk kembali menguat pada perdagangan hari Selasa (9/12/2025). Setelah mencatat rekor dengan kenaikan sebesar 0,9% menjadi 8.710,7 pada Senin (8/12/2025), IHSG bahkan sempat menyentuh rekor intraday tertinggi baru di level 8.720. Sektor kesehatan menjadi pendorong utama penguatan, sementara sektor industri menjadi satu-satunya sektor yang melemah. Di sisi lain, rupiah mengalami pelemahan tipis ke Rp 16.695 per dolar Amerika Serikat di pasar spot.

Alrich Paskalis Tambolang, Equity Research Analyst dari Phintraco Sekuritas, menilai bahwa sinyal teknikal masih mendukung penguatan IHSG. “Indikator MACD dan Stochastic RSI bergerak positif dan didukung oleh kenaikan volume beli, sehingga momentum penguatan IHSG tetap terjaga,” ujarnya kepada aiotrade, Senin (8/12/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Indikator MACD dan Stochastic RSI yang menunjukkan arah positif diperkuat oleh peningkatan volume beli, yang menunjukkan minat akumulasi investor yang kuat. Dengan situasi tersebut, IHSG diperkirakan akan menguat dalam kisaran 8.750 hingga 8.800 pada perdagangan Selasa. Level resistance berada di 8.800, pivot di 8.700, dan support di 8.600.

Pelaku pasar juga menyambut positif tren pemulihan konsumsi domestik. Hal ini terlihat dari angka penjualan sepeda motor nasional yang tumbuh sebesar 2,1% secara tahunan pada November 2025, setelah sebelumnya mencatat pertumbuhan 8,4% YoY pada Oktober. Meski secara bulanan turun 11,3%, total penjualan dari Januari hingga November tetap meningkat 0,4% secara tahunan dan telah mencapai 89%-93% dari target AISI tahun ini.

Menurut Alrich, pertumbuhan penjualan motor menjelang akhir tahun mencerminkan daya beli yang mulai menguat seiring penurunan suku bunga dan stimulus pemerintah. “Kenaikan penjualan kendaraan ini menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga mulai pulih secara bertahap,” jelasnya.

Investor juga sedang menantikan rilis sejumlah data ekonomi yang dapat memengaruhi arah IHSG. Beberapa data yang ditunggu antara lain Indeks Keyakinan Konsumen November yang diperkirakan naik menjadi 122 dari 121,2 pada Oktober, serta data penjualan ritel Oktober yang diproyeksikan tumbuh 4% YoY.

Di sisi Amerika Serikat, fokus pasar tertuju pada rilis data JOLTs Job Openings untuk periode September hingga Oktober.

Dengan mempertimbangkan berbagai sentimen tersebut, Alrich merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk perdagangan hari Selasa (9/12/2025), yaitu HRUM, INDY, BUMI, INKP, dan INCO. “Beberapa saham komoditas dan bahan baku masih menarik di tengah tren penguatan harga dan prospek permintaan global,” tambahnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan