IHSG Terancam Uji Support 8.200, Pantau Saham MBMA, MDKA, dan BUMI

admin.aiotrade 27 Feb 2026 3 menit 6x dilihat
IHSG Terancam Uji Support 8.200, Pantau Saham MBMA, MDKA, dan BUMI


aiotrade, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan menguji level support psikologis di posisi 8.200 pada perdagangan Jumat (27/2/2026), setelah mengalami tekanan signifikan pada hari sebelumnya. Pergerakan IHSG hari ini dinilai sangat krusial oleh para analis.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, menjelaskan bahwa jika IHSG mampu bertahan di atas level 8.200, ada potensi terjadinya pantulan teknikal dalam jangka pendek. Namun, jika IHSG berhasil menembus di bawah level tersebut, maka bisa terjadi koreksi hingga 8.050.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Fanny memproyeksikan rentang support IHSG hari ini berada di level 8.126 hingga 8.200, sementara area resistance berada di rentang 8.280 hingga 8.320. Dalam laporan riset harian yang dirilis pagi ini, Fanny menyampaikan proyeksi tersebut sebagai panduan bagi investor.

Tekanan terhadap IHSG juga terjadi akibat aksi jual bersih (net sell) dari investor asing yang mencapai Rp409 miliar pada perdagangan kemarin. Beberapa saham blue chip yang banyak dilepas oleh investor asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).

Dari sisi sentimen global, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup mayoritas melemah semalam. Indeks S&P 500 turun 0,54% dan Nasdaq melemah 1,18%. Tekanan utama datang dari saham Nvidia yang anjlok lebih dari 5% meski mencatatkan laba kuartal IV yang melampaui ekspektasi.

“Laporan keuangan Nvidia dan perusahaan perangkat lunak Salesforce belum mampu mengangkat sentimen pasar secara keseluruhan,” ujar Fanny dalam penutupannya.

Di kawasan Asia, bursa saham cenderung bergerak variatif. Penguatan tipis pada indeks Nikkei dan KOSPI terjadi seiring meredanya kekhawatiran atas keberlanjutan belanja di sektor kecerdasan buatan (AI), meskipun Hang Seng masih terkoreksi.

Untuk perdagangan hari ini, Fanny merekomendasikan sejumlah saham dengan strategi buy on weakness (BoW) dan speculative buy, terutama pada sektor pertambangan dan energi. Berikut daftar saham pilihan BNI Sekuritas untuk hari ini:

  • PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA)
  • Area beli: Rp750–Rp785
  • Target: Rp840–Rp875
  • Cut loss: Di bawah Rp740

  • PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA)

  • Area beli: Rp3.560–Rp3.600
  • Target: Rp3.670–Rp3.740
  • Cut loss: Di bawah Rp3.540

  • PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI)

  • Area beli: Rp290–Rp310
  • Target: Rp322–Rp342
  • Cut loss: Di bawah Rp284

  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL)

  • Area beli: Rp1.400–Rp1.430
  • Target: Rp1.475–Rp1.525
  • Cut loss: Di bawah Rp1.390

  • PT Humpuss Maritim Internasional (HUMI)

  • Spec buy di area: Rp230–Rp232
  • Target: Rp242–Rp250
  • Cut loss: Di bawah Rp226

  • PT Bumi Resources Tbk. (BUMI)

  • Area beli: Rp254–Rp258
  • Target: Rp262–Rp264
  • Cut loss: Di bawah Rp250

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan