IHSG Tertekan Akhir Pekan, Bank Besar Melemah, Asing Lompat Masuk CDIA dan ANTM

admin.aiotrade 10 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
IHSG Tertekan Akhir Pekan, Bank Besar Melemah, Asing Lompat Masuk CDIA dan ANTM


Pergerakan Pasar Saham pada Akhir Pekan

Pada akhir perdagangan pekan ini, indeks harga saham gabungan (IHSG) mengalami penurunan dan berada di zona merah. Hal ini terjadi karena tekanan jual yang signifikan pada saham-saham perbankan besar atau big caps.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beberapa bank besar di Indonesia menjadi penyebab utama penurunan IHSG. Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), empat bank raksasa mencatatkan penurunan yang cukup dalam perdagangan hari ini.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun sebanyak 150 poin, sedangkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terkoreksi sebesar 140 poin. Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) masing-masing turun sebanyak 130 poin.

Saham Baru Menarik Perhatian Investor

Meskipun pasar secara keseluruhan melemah, beberapa saham justru menjadi incaran para investor. Salah satunya adalah saham pendatang baru, PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), yang mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp1,39 triliun.

Selain CDIA, saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) juga mendapat perhatian besar dari investor. Nilai transaksi masing-masing saham ini mencapai Rp1,05 triliun dan Rp1,79 triliun.

Dari sisi frekuensi perdagangan, saham PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menjadi yang paling banyak diperdagangkan dengan frekuensi hingga 205.370 kali. Ini menunjukkan tingginya minat dari investor ritel terhadap saham tersebut.

Aksi Jual dan Pembelian oleh Investor Asing

Aksi jual dari investor asing menjadi salah satu faktor penekan bagi saham-saham perbankan. Terpantau, investor asing melakukan jual bersih (net sell) yang signifikan pada saham BBRI dan BMRI.

Namun, di tengah aksi jual tersebut, investor asing justru melakukan pembelian besar-besaran pada saham lain. Salah satunya adalah PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), yang mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar 140,5 juta lembar saham.

Selain CDIA, dua emiten di sektor sumber daya juga menjadi favorit investor asing. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan net buy sekitar 65,1 juta lembar, sedangkan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) memiliki net buy sebesar 40,8 juta lembar.

Fenomena ini menunjukkan adanya rotasi sektoral dari investor asing, yaitu beralih dari sektor keuangan ke sektor energi dan sumber daya.

Top Gainers Hari Ini

Di antara saham-saham yang menjadi top gainers hari ini, PT Remala Abadi Tbk (DATA) mengalami kenaikan sebesar 1.050 poin. Sedangkan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) meroket sebanyak 1.175 poin.

Catatan Penting

Artikel ini merupakan rangkuman dari data perdagangan saham dan bukan merupakan rekomendasi untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan