IHSG Tertekan Saham BRMS, ANTM, dan CDIA Hari Ini (30/9/2025)

admin.aiotrade 30 Sep 2025 2 menit 23x dilihat
IHSG Tertekan Saham BRMS, ANTM, dan CDIA Hari Ini (30/9/2025)
Featured Image

IHSG Melemah pada Perdagangan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, Selasa (30/9/2025), ditutup melemah ke level 8.061,06. Pelemahan ini tercatat sebesar 0,77% dari pembukaan di level 8.137,64. Pada perdagangan hari ini, IHSG mencatatkan level terendah sebesar 8.042,82 dan level tertinggi sebesar 8.150,34.

Nilai transaksi pasar modal Indonesia mencapai Rp27,38 triliun dengan volume transaksi sebesar 55,24 miliar lembar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,54 juta kali. Sementara itu, market cap pasar modal Indonesia mencapai Rp14.890 triliun.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 410 saham mengalami pelemahan, sementara 304 saham menguat dan 243 saham tidak bergerak atau stagnan.

Saham dengan Nilai Transaksi Tinggi Turun

Beberapa saham dengan nilai transaksi tinggi mengalami penurunan harga. Salah satunya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) yang turun sebesar 1,18%. Saham emiten tambang emas lainnya, PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), juga turun sebesar 4,24%. Selain itu, PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) melorot 3,73%.

Saham bank jumbo juga turun pada perdagangan hari ini. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turun 1,93%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) turun 2,01%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) turun 1,68%.

Top Losers dan Top Gainers

Terdapat beberapa saham yang mengalami penurunan terbesar. PT Cipta Selara Murni Tbk. (CSMI) turun 14,78%, PT Prashida Aneka Niaga Tbk. (PSDN) turun 14,62%, dan PT Topindo Solusi Komunika Tbk. (TOSK) turun 14,41%.

Di sisi lain, beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan. PT Indo Oil Perkas Tbk. (OILS) melonjak 34,72%, PT Eratex Djaja Tbk. (ERTX) naik 34,65%, dan PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO) naik 34,12%.

Pergerakan IHSG Sebelumnya

Pada perdagangan sebelumnya, Senin (29/9/2025), IHSG mencatatkan penguatan sebesar 0,3% ke level 8.123,35. Pergerakan indeks ini dipengaruhi oleh sejumlah sentimen pasar.

Sentimen Pasar yang Mempengaruhi IHSG

Menurut Tim Riset Phintraco Sekuritas, ekspektasi penurunan suku bunga The Fed pada tahun ini menjadi salah satu faktor utama. Hal ini didorong oleh inflasi AS yang masih sesuai perkiraan. Ekspektasi tersebut telah mendorong kenaikan harga emas hingga mencapai level tertinggi baru, yang secara tidak langsung mendukung kenaikan saham-saham terkait emas.

Selain itu, penguatan rupiah juga menjadi faktor pendukung. Rupiah menguat seiring dengan pelemahan index dolar AS akibat ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan potensi government shutdown di AS. Hal ini memberikan dampak positif terhadap kinerja pasar modal Indonesia.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan