IHSG Tunggu Keputusan BI Rate, Saham BBCA, BBRI, BMRI Naik Lagi

admin.aiotrade 22 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
IHSG Tunggu Keputusan BI Rate, Saham BBCA, BBRI, BMRI Naik Lagi

Pergerakan IHSG pada Pagi Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami fluktuasi selama perdagangan pagi hari ini, Rabu (22/10/2025). Pergerakan IHSG terjadi menjelang pengumuman BI Rate yang menjadi fokus para investor. Beberapa saham besar seperti saham bank jumbo dibuka dengan kenaikan signifikan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka turun sebesar 17,68 poin atau 0,21% ke level 8.220,4 pada awal perdagangan. Namun, indeks tersebut kemudian sempat menguat sebesar 0,15% menuju posisi 8.250,64 pada pukul 09.02 WIB. Selama sesi perdagangan awal, IHSG bergerak dalam rentang antara 8.205,73 hingga 8.253,39. Sementara itu, kapitalisasi pasar mencapai Rp15.136 triliun.

Kenaikan Harga Saham Bank Jumbo

Pada pembukaan perdagangan hari ini, beberapa saham dengan nilai transaksi tinggi di pasar dibuka dengan kenaikan. Salah satu contohnya adalah saham bank jumbo yang kompak dibuka naik.

Harga saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) meningkat sebesar 2,36%. Sementara itu, saham PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) naik 1,38%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) naik 1,33%, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) naik 1,48%. Selain saham bank, beberapa saham sektor lain juga menunjukkan kenaikan. Contohnya, saham PT Astra International Tbk. (ASII) naik 2,5% dan saham PT Petrosea Tbk. (PTRO) naik 1,82%.

Perkembangan IHSG Sebelumnya

Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (21/10/2025), IHSG ditutup dengan kenaikan sebesar 1,84% ke level 8.238,08. Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh beberapa sentimen positif, seperti ekspektasi penurunan suku bunga The Fed dan BI Rate. Selain itu, kekhawatiran tentang perang dagang AS-China mulai mereda, serta harapan akan pemulihan ekonomi pada kuartal IV/2025.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi IHSG

Tim Riset Phintraco Sekuritas mencatat bahwa ada beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan rupiah dan IHSG. Salah satunya adalah rencana buyback saham oleh BBCA yang menjadi katalis positif. Saham BBCA sendiri menjadi salah satu penopang IHSG dalam perdagangan pekan ini.

Investor saat ini sedang menantikan hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI). Menurut konsensus, BI Rate diperkirakan akan turun sebesar 25 basis poin menjadi 4,5% dari 4,75%. Selain itu, data pertumbuhan kredit periode September diperkirakan sedikit melambat menjadi 7,5% dari 7,56% pada Agustus 2025.

Catatan Penting

Berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Kami tidak bertanggung jawab atas segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan