IHSG turun 0,81% ke 8.255, LQ45 Puncak Kerugian: NCKL, MDKA, EXCL


aiotrade.CO.ID - JAKARTA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada perdagangan sesi pertama siang ini, meskipun dibuka di zona hijau. Pergerakan IHSG terlihat tertekan akibat penurunan seluruh sektor yang ada di pasar modal Indonesia.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dikutip melalui RTI, IHSG turun sebesar 67,04 poin atau 0,81% menjadi berada di level 8.255,18. Penurunan ini terjadi pada hari Kamis (26/2/2026), yang menunjukkan adanya tekanan dari sektor-sektor utama dalam perekonomian.

Beberapa sektor mengalami penurunan signifikan, termasuk:

  • Sektor transportasi yang turun sebesar 2,60%
  • Barang konsumen non primer yang mengalami penurunan sebesar 1,99%
  • Sektor barang baku dengan penurunan sebesar 1,77%
  • Infrastruktur yang turun sebesar 1,68%
  • Sektor kesehatan yang mengalami penurunan sebesar 1,45%
  • Energi yang turun sebesar 1,22%

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai angka yang cukup tinggi, yaitu 26,32 miliar saham. Nilai transaksi yang tercatat mencapai Rp 14,87 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang masih relatif aktif.

Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 450 saham mengalami penurunan, sehingga menjadi pemberat bagi IHSG. Di sisi lain, 202 saham berhasil menguat dan 163 saham lainnya berada dalam kondisi stagnan.

Berikut adalah daftar top losers di LQ45:

  1. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) turun sebesar 7,19% menjadi Rp 1.420 per saham
  2. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun sebesar 6,28% menjadi Rp 3.580 per saham
  3. PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turun sebesar 4,76% menjadi Rp 3.200 per saham

Sementara itu, beberapa saham di LQ45 berhasil menguat dan menjadi top gainers:

  1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik sebesar 2,25% menjadi Rp 7.950 per saham
  2. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) naik sebesar 1,67% menjadi Rp 12.200 per saham
  3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik sebesar 1,14% menjadi Rp 6.650 per saham

NCKL Chart
by TradingView

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan