
Pelemahan IHSG di Bursa Efek Indonesia
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan pada penutupan perdagangan Kamis (26/2/2026). IHSG berakhir di level 8.235,26. Dalam data yang dirilis, IHSG ditutup melemah sebesar 86,96 poin atau 1,04 persen. Sebelumnya, pada perdagangan Rabu (25/2/2026), IHSG menguat 41,39 poin atau 0,50 persen ke level 8.290,97.
Pergerakan IHSG Hari Ini
Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka dengan kenaikan di level 8.351,36. Meskipun sempat berada di zona hijau, indeks tersebut akhirnya terjun bebas ke zona merah dan mengalami pelemahan. Level tertinggi IHSG hari ini tercatat pada posisi 8.358,96, sedangkan level terendahnya mencapai 8.139,82.
Selama sesi perdagangan, investor melakukan transaksi sebesar Rp28,13 triliun dengan volume transaksi sebanyak 56,51 miliar lembar saham. Frekuensi perdagangan dilakukan sebanyak 3,14 juta kali. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 146 saham mengalami penguatan, 568 saham melemah, dan 105 saham stagnan tanpa perubahan.
Pergerakan Indeks Saham
Pelemahan IHSG diikuti oleh mayoritas saham unggulan yang juga berada di zona merah. Berikut adalah data pergerakan indeks saham:
- LQ45 melemah 0,61 persen ke level 837,89
- IDX30 melemah 0,60 persen ke level 443,42
- IDX80 melemah 0,84 persen ke level 129,14
- IDXESGL melemah 0,49 persen ke level 149,57
- IDXQ30 melemah 0,37 persen ke level 143,03
Saham-Saham yang Menguat Hari Ini
Berdasarkan data dari IDX, beberapa saham berhasil menguat di antara banyaknya saham yang melemah. Berikut adalah lima besar emiten dengan kenaikan tertinggi hari ini:
- PT Buana Artha Anugerah Tbk (STAR) menguat 24,41 persen menjadi Rp790 per saham.
- PT Ifishdeco Tbk (IFSH) menguat 25 persen menjadi Rp2.000 per saham.
- PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) menguat 27,61 persen menjadi Rp208 per saham.
- PT Armada Berjaya Trans Tbk (JAYA) menguat 34,57 persen menjadi Rp218 per saham.
- PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) menguat 34,62 persen menjadi Rp105 per saham.
Sinyal Damai AS-Iran Muncul, Rupiah Perkasa ke Rp16.759 per Dolar AS
Di tengah situasi pasar yang dinamis, muncul sinyal damai antara Amerika Serikat dan Iran yang memengaruhi kondisi nilai tukar rupiah. Akibatnya, rupiah menguat terhadap dolar AS hingga mencapai Rp16.759 per dolar AS. Hal ini menunjukkan bahwa sentimen pasar mulai stabil setelah adanya perbaikan dalam hubungan diplomatik antara kedua negara.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar