
aiotrade.CO.ID – JAKARTA.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (13/12/2025). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang diakses melalui RTI, IHSG turun sebesar 0,20% atau 16,56 poin menjadi berada di level 8.371,99 saat pasar ditutup.
Para analis memberikan rekomendasi teknikal terkait beberapa saham untuk perdagangan hari berikutnya, Jumat (14/11/2025). Berikut ulasan lengkapnya:
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
1. PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG)
Pergerakan harga saham DSNG masih dalam fase konsolidasi bearish. Hal ini didukung oleh indikator Stochastics Oscillator dan RSI yang menunjukkan sinyal negatif. Volume perdagangan juga mengalami penurunan. Pada perdagangan Kamis (13/11/2025), saham DSNG ditutup melemah sebesar 2,40% dengan harga Rp 1.630 per saham.
Rekomendasi: Hold
Support: Rp 1.540
Resistance: Rp 1.695
Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas
2. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
Saham WIFI menunjukkan pola three black crows, yang merupakan indikasi penurunan. RSI terlihat melemah, serta MACD dan Stochastic yang menurun. Volume perdagangan juga menurun. Analis menyarankan untuk melakukan entry BUY jika terjadi koreksi, tetapi saham harus bertahan di level Rp 3.330 per saham. Pada perdagangan Kamis (13/11/2025), saham WIFI ditutup melemah sebesar 0,88% dengan harga Rp 3.370 per saham.
Rekomendasi: Buy on Weakness
Support: Rp 3.250
Resistance: Rp 3.600
Achmad Yaki, Analis BCA Sekuritas
3. PT United Tractors Tbk (UNTR)
Saham UNTR bergerak dalam kisaran terbatas dan memiliki potensi untuk melakukan koreksi. Indikator RSI berada di angka 63, sedangkan MACD Histo mencatatkan nilai +64. Pada perdagangan Kamis (13/11/2025), saham UNTR ditutup melemah sebesar 0,18% dengan harga Rp 28.250 per saham.
Rekomendasi: Sell
Support: Rp 26.800
Resistance: Rp 28.500
Muhammad Wafi, Analis Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI)
UNTR Chart
by TradingView