
Kevin Mac Allister merasakan kebahagiaan dan kebanggaan yang luar biasa ketika namanya dipanggil masuk timnas Argentina.
Sebagai seorang bek berusia 28 tahun, ia menjadi salah satu wajah baru yang dipanggil oleh pelatih Lionel Scaloni untuk agenda FIFA Matchday November 2025. Timnas Argentina akan menjalani pertandingan uji coba di Angola pada Jumat (14/11/2025). Kunjungan ke negara Afrika tersebut adalah satu-satunya pertandingan mereka dalam kalender internasional bulan ini sekaligus yang terakhir pada 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Meskipun hanya pertandingan ekshibisi, Scaloni tetap menyertakan Lionel Messi dalam skuad. Kabarnya, hal ini merupakan bagian dari kesepakatan dengan pihak sponsor. Kesempatan menjadi rekan setim dan berbagi panggung dengan Messi tentu menjadi momen yang sangat dirayakan oleh keluarga Kevin Mac Allister.
Scaloni memanggil pemain klub Belgia, Union Saint-Gilloise, itu sebagai pengganti Nahuel Molina. Dibandingkan dengan adiknya, Alexis Mac Allister, Kevin memang kalah populer. Alexis telah menjadi tulang punggung Liverpool dan pilar penting timnas Argentina saat menjuarai Piala Dunia 2022.
Sementara itu, Kevin baru saja merasakan atmosfer kompetisi di Eropa pada 2023 setelah direkrut Union dari Argentinos Juniors. Jika diturunkan di Angola nanti, Kevin akan mencatatkan sejarah sebagai anggota ketiga dari klan Mac Allister yang tampil memperkuat timnas Argentina.
Sebelum Alexis, yang memiliki 41 caps, ayah mereka Carlos Mac Allister pernah membela Tim Tango dalam tiga pertandingan pada 1993 silam. Pemanggilan Kevin sebagai anggota keluarga terbaru yang masuk tim nasional menghadirkan rasa haru.
Kevin, yang juga sepupu bagi gelandang Persib Bandung Luciano Guaycochea, mendapatkan telepon dari pihak tim nasional pada Minggu kemarin. Panggilan itu diterimanya sebelum Union tampil menghadapi mantan klub Sandy Walsh, KV Mechelen, di Liga Belgia.
"Saya ingin berterima kasih kepada semua orang," ujarnya dalam rekaman video lansiran akun resmi klub. "Dua jam sebelum pertandingan, saya mendapatkan kabar akan terbang ke Alicante untuk bergabung dengan timnas Argentina pertama kalinya."
"Ilmu saya tahu tidak akan berada di sana hanya karena diri sendiri, tapi juga berkat orang-orang di ruang ganti ini."
"Jadi, inilah kenapa saya ingin berterima kasih kepada kalian."
"Ketika saya memberi tahu istri saya, dia langsung menangis."
"Ini sungguh perasaan yang baik. Saya bahagia karena mimpi saya menjadi kenyataan."
"Akan tetapi di sisi lain, saya juga frustrasi karena kita tidak berhasil menang (vs Mechelen)," katanya, dikutip aiotradedari Voetbal International.
Sementara sang adik sudah menancapkan namanya di kalangan gelandang top dunia, Kevin Mac Allister terbilang telat melejit. Memasuki musim ketiga bersama Union St Gilloise, pemain kelahiran 7 November 1997 ini mengemas 111 penampilan dengan kontribusi 7 gol dan 1 asis.
Salah satu sorotan bagi Kevin musim ini terjadi saat ia menjalani debut babak utama Liga Champions dengan tim kampiun Belgia, September lalu. Union membungkam raksasa Belanda, PSV Eindhoven, dengan Kevin mencetak satu gol dan sebuah asis untuk membawa klubnya menang 3-1.