Imbal Hasil Kripto 25 Persen di PINTU Diperpanjang

admin.aiotrade 04 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Imbal Hasil Kripto 25 Persen di PINTU Diperpanjang

Peningkatan Minat Pengguna terhadap Layanan Imbal Hasil Aset Kripto

Penggunaan layanan imbal hasil aset kripto semakin diminati, terutama pada pertengahan 2025. Data dari PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menunjukkan peningkatan partisipasi dalam program Flexi Earn sebesar 45 persen dengan pertumbuhan total deposit hingga 2.564 persen pada Juli-Agustus. Hal ini memicu perpanjangan program Flexi Earn Super Rate Up hingga November 2025, yang dilengkapi dengan penambahan token seperti Cardano (ADA) dan Kusama (KSM).

"Kami berinisiatif memperpanjang program ini dengan token-token pilihan seperti ADA, KSM, dan token lainnya untuk pengguna PINTU yang staking aset crypto PTU level 1 sampai 8," ujar Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Fitur Imbal Hasil Kripto


Layanan imbal hasil kripto menjadi salah satu instrumen yang digunakan oleh investor dalam mengelola aset digital. Melalui fitur Flexi Earn, pengguna dapat menyimpan aset kripto dan memperoleh imbal hasil yang tercatat secara berkala setiap jam. Hasil tersebut dapat dipantau melalui riwayat pembayaran dan ditarik setiap 12 jam. Fiturnya mencakup belasan aset kripto, di antaranya Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Tether (USDT), dengan tingkat imbal hasil yang bervariasi mulai dari 0,1 persen hingga 25 persen.

Tren Aset Kripto sebagai Instrumen Investasi


Aset kripto tidak hanya digunakan untuk aktivitas jual beli atau perdagangan jangka pendek, tetapi juga dimanfaatkan sebagian investor sebagai instrumen simpanan. Flexi Earn saat ini diperpanjang melalui program Super Rate Up 25 persen. Perusahaan berharap keberadaan program tersebut dapat mendorong minat masyarakat dalam mengelola aset kripto, baik sebagai sarana investasi maupun alternatif penyimpanan selain aktivitas perdagangan harian.

"Aset kripto bisa menjadi pilihan utama bagi investor tidak hanya untuk trading namun bisa menjadi alternatif aset untuk menabung," ujar Iskandar.

Investor Diingatkan agar Tidak Terpengaruh FOMO


Fenomena fear of missing out (FOMO) masih menjadi faktor yang memengaruhi keputusan sebagian investor kripto. Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan pentingnya riset mandiri dan pengelolaan dana yang bijak sebelum memutuskan berinvestasi. Survei bertajuk Crypto Survey 2025 yang dilakukan Strategy&, jaringan PwC (PricewaterhouseCoopers), terhadap lebih dari 2.500 partisipan di Amerika Serikat, Jerman, Turki, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, menunjukkan beragam strategi investor ritel kripto.

Sebanyak 50 persen responden memilih strategi buy & hold, 37 persen melakukan perdagangan harian, dan 31 persen menggunakan rencana tabungan. Data tersebut menunjukkan bahwa satu dari tiga investor menjadikan aset kripto sebagai instrumen simpanan.

"Kami terus mengingatkan sebelum berinvestasi crypto lakukan riset mandiri, jangan fear of missing out (FOMO), dan pastikan telah mengalokasikan dana khusus untuk investasi," tambahnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan