
Pergerakan Indeks Bisnis-27 pada Pembukaan Perdagangan
Pada perdagangan hari ini, Jumat (24/10/2025), Indeks Bisnis-27 dibuka dengan penguatan yang cukup signifikan. Beberapa saham utama dalam indeks seperti AKRA, TLKM, dan MYOR menjadi penopang utama kenaikan indeks pada awal perdagangan. Berdasarkan data Bursa pada pukul 09.05 WIB, indeks yang merupakan hasil kerja sama antara Bursa dan Harian Bisnis Indonesia dibuka di level 544,49 atau naik sebesar 0,45% pada pembukaan perdagangan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dari total 27 konstituen indeks, sebanyak 16 saham menguat, sementara 7 saham melemah dan 4 saham lainnya stagnan. Penguatan terbesar terjadi pada saham PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) yang naik sebesar 7,62% ke Rp1.200 per lembar. Diikuti oleh saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) yang menguat 2,08% ke Rp3.430 dan PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) yang naik 1,37% ke Rp2.220.
Selain itu, beberapa saham lain juga mencatatkan kenaikan. Contohnya adalah PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang menguat 1,27%, PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA) naik 1,14%, PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) meningkat 1,02%, dan PT Astra International Tbk. (ASII) menguat 0,79%.
Beberapa perusahaan perbankan juga turut mengalami penguatan. Misalnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) naik 0,79%, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) meningkat 0,76%, serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) naik 0,24%.
Pelemahan Harga Saham
Di sisi lain, beberapa saham mengalami pelemahan. Saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) menjadi yang terbesar terkoreksi dengan penurunan sebesar 3,16% ke Rp1.840. Diikuti oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang turun 0,90% ke Rp2.190 dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang melemah 0,81% ke Rp1.230.
Pelemahan juga dialami oleh PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) yang terkoreksi 0,53% ke Rp3.720, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) turun 0,48% ke Rp5.200, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) terkoreksi 0,28% ke Rp1.765, dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) terkoreksi 0,27% ke Rp27.725.
Saham yang Stagnan
Beberapa saham yang tidak mengalami perubahan signifikan pada pembukaan perdagangan antara lain PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Ciputra Development Tbk. (CTRA), dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA).
Analisis Teknis dari BRI Danareksa Sekuritas
Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyatakan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk menguat pada hari ini. Setelah ditutup menguat pada perdagangan kemarin, IHSG diprediksi akan menguji level 8.292.
Menurutnya, saat ini IHSG masih memiliki potensi untuk menguat dengan range resistance di 8.292 dan support di 8.238. Dari sisi sentimen, para pelaku pasar akan memperhatikan musim rilis laporan keuangan kuartal III serta data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini, yang berpotensi memberikan arah pergerakan pasar selanjutnya.
Disclaimer
Berita ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.