
aiotrade, JAKARTA – Pada perdagangan hari ini, Selasa (21/10/2025), Indeks Bisnis-27 dibuka dengan kenaikan yang signifikan. Beberapa saham perbankan besar seperti BBCA, BBRI, dan BMRI juga turut mengalami penguatan pada awal sesi perdagangan.
Berdasarkan data dari Bursa pada pukul 09.05 WIB, Indeks Bisnis-27 tercatat menguat ke level 529,09 atau naik sebesar 1,78% pada pembukaan perdagangan. Dari total 27 konstituen, sebanyak 23 saham menguat, 2 saham melemah, dan 2 saham lainnya bergerak stagnan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang menguat sebesar 4,44% menjadi Rp8.225. Diikuti oleh saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) yang naik 3,23% menjadi Rp1.920 dan saham PT Indosat Tbk. (ISAT) yang menguat 2,49% menjadi Rp1.850.
Selain itu, beberapa saham perbankan lainnya juga mengalami penguatan di antaranya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang naik 2,45%, PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) menguat 1,89%, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menguat 1,63%, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menguat 1,49%.
Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga mencatatkan penguatan sebesar 2,04%, sementara PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. (SIDO) menguat 1,82% dan PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) menguat 1,76%.
Di sisi lain, dua saham yang menunjukkan kinerja yang lesu pada perdagangan hari ini adalah PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang terkoreksi 0,59% dan PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) yang terkoreksi 0,33% menjadi Rp7.475.
Dua saham lainnya yang bergerak stagnan pada pembukaan perdagangan antara lain PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. (MIKA) dan PT Surya Citra Media Tbk. (SCMA).
Sebelumnya, Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menyampaikan bahwa IHSG hari ini masih memiliki potensi untuk menguji level resistance terdekat di level 8.130, setelah berhasil menguat sebesar 2,19% pada perdagangan kemarin.
“Katalis utama penguatan berasal dari ekspektasi pemangkasan suku bunga BI sebesar 25 bps ke 4,50%, yang berpotensi menjadi sentimen positif bagi sektor perbankan, properti, dan konsumer,” ujarnya dalam riset harian BRI Danareksa Sekuritas, Selasa (21/10/2025).