Indeks Wall Street Naik, Didorong Kenaikan Saham Oracle

admin.aiotrade 21 Des 2025 3 menit 14x dilihat
Indeks Wall Street Naik, Didorong Kenaikan Saham Oracle


Pergerakan Pasar Saham AS pada Akhir Pekan

Indeks bursa di Wall Street ditutup naik pada perdagangan Jumat (19/12), dengan kenaikan yang didorong oleh lonjakan saham perusahaan teknologi, terutama Oracle. Pergerakan positif ini terjadi di tengah pulihnya minat investor terhadap sektor kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kenaikan Indeks Bursa

Indeks Nasdaq Composite menguat 1,31% menjadi 23.307,62, sedangkan S&P 500 meningkat 0,88% ke level 6.834,50. Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average tumbuh 183,04 poin atau 0,38%, menutup sesi perdagangan di posisi 48.134,89. Ini menjadi hari kedua berturut-turut ketiga indeks utama Wall Street berada di zona hijau.

Saham Oracle melonjak 6,6% setelah TikTok menjual bisnis operasinya di AS kepada perusahaan patungan baru yang melibatkan Oracle dan firma ekuitas swasta Silver Lake. Kenaikan tersebut membalikkan tren negatif saham Oracle yang sebelumnya tertekan selama sepekan akibat laporan bahwa salah satu pendukung utama proyek pusat data perusahaan mundur.

Namun, investor sempat khawatir akan beban utang dan belanja besar untuk pengembangan AI yang bisa menekan kinerja perusahaan. Sentimen negatif ini juga memengaruhi saham-saham lain di sektor AI seperti Broadcom dan Advanced Micro Devices.

Kenaikan Saham Nvidia dan Micron Technology

Di sisi lain, saham Nvidia melonjak sekitar 4%. Kenaikan ini terjadi setelah Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump sedang meninjau kemungkinan mengizinkan Nvidia menjual chip AI canggih ke Cina. Sebelumnya, Trump menyatakan akan membuka peluang pengiriman chip AI H200 ke pelanggan tertentu di negara tersebut.

Sementara itu, saham Micron Technology juga naik sekitar 7%. Sehari sebelumnya, saham Micron melonjak 10% setelah perusahaan merilis proyeksi pendapatan kuartal yang solid, sehingga meredakan kekhawatiran investor terkait volatilitas perdagangan AI.

Pandangan Ahli tentang Pertumbuhan Pasar

Strategis portofolio senior RBC Wealth Management, Tom Garretson, menilai lonjakan belanja dari sejumlah hyperscaler dan perdagangan AI berpotensi membebani pasar hingga 2026. Namun, ia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut memiliki peringkat kredit yang kuat dan ruang cukup untuk menambah utang demi membiayai ekspansi.

“Masih mengandalkan pengeluaran dari modal (capex) untuk mendukung pertumbuhan yang lebih luas atau mungkin lebih baik,” ujar Garretson dikutip Senin (22/12).

Pergerakan Pasar Setelah Tren Penurunan

Penguatan pasar terjadi setelah S&P 500 dan Dow Jones menghentikan tren penurunan selama empat hari beruntun pada sesi sebelumnya. Pada perdagangan Jumat, indeks S&P 500 naik tipis 0,1% dan Nasdaq menguat 0,5%. Sementara itu, Dow Jones justru melemah 0,7%.

Penurunan Saham Nike

Saham Nike anjlok 10,5% setelah perusahaan pakaian olahraga tersebut membukukan penurunan pendapatan di Cina pada kuartal kedua. Kinerja Nike juga tertekan oleh kenaikan tarif impor yang menekan margin bruto perusahaan.

Dengan pergerakan yang dinamis, pasar saham AS terus mencerminkan sentimen yang berfluktuasi antara optimisme dan kekhawatiran terhadap perkembangan teknologi dan kondisi ekonomi global.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan