
Indonesia Memastikan Gelar Ganda Putri di Final Indonesia Masters II 2025
Indonesia memastikan satu gelar dari nomor ganda putri turnamen Super 100 Indonesia Masters II 2025 setelah dua wakilnya, Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, sama-sama melaju ke final. Kedua pasangan ini berhasil menunjukkan performa yang luar biasa dalam pertandingan semifinal yang berlangsung di GOR PBSI Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Sabtu 25 Oktober 2025.
Pasangan Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine Melaju ke Final
Pasangan Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine berhasil mengalahkan Keng Shu Liang/Li Hua Zhou dari China dengan skor 21-15, 21-17. Mereka tampil sangat solid dan mampu mengatasi tekanan lawan sejak awal pertandingan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Syahira Meida mengatakan bahwa permainan mereka cukup baik poin demi poin, meskipun sempat ketinggalan di awal laga. Namun, fokus mereka tetap terjaga selama pertandingan.
"Lawan memiliki power cukup besar dan untuk mengimbanginya, kami berusaha main lebih tenang dengan lebih mengandalkan bola-bola pendek," ujarnya.
Menurut Syahira, mereka juga pernah kehilangan fokus saat unggul, tetapi kali ini berhasil mengendalikan permainan dengan baik. Ia menjelaskan bahwa strategi mereka tidak mengadu power karena lawan lebih kuat. "Kami menang dari bola-bola pendek dan menata bola hasilnya mereka juga keteteran karena mereka tinggi jadi footwork nya kurang lincah," tambahnya.
Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti Juga Melaju ke Final
Sementara itu, pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga berhasil melaju ke final setelah mengalahkan Ririna Hiramoto/Kokona Ishikawa dari Jepang dengan skor 21-16, 18-21, 21-17. Pertandingan ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka, terutama di game kedua.
Apriyani Rahayu menyebutkan bahwa kemenangan mereka tidak terlepas dari komunikasi yang cukup baik antara dirinya, Siti Fadia, dan pelatih. "Alhamdulillah kami bisa memenangkan pertandingan hari ini dengan komunikasi yang baik antara saya, Fadia dan pelatih," katanya.
Di game kedua, mereka tertekan karena arah angin yang berpihak ke lawan. Namun, pada game ketiga, arah angin berpihak ke mereka dan mampu memenangkan laga.
"Di game kedua karena kalah angin, jadi kami tertekan duluan. Di game ketiga kami di posisi menang angin jadi kami berusaha untuk terus menyerang untuk mengambil poin sebanyak. Saat pindah lapangan kami mencoba fokus lagi dan memakai tenaga yang cukup banyak untuk bertahan maupun menyerang karena kalah angin," ujar Apriyani.
Strategi yang diberikan oleh pelatih adalah fokus satu demi satu poin dan melakukan defense terlebih dahulu. "Kami konsisten aja dan akhirnya lawan mati sendiri," tambahnya.
Persiapan Menuju Final
Kedua pasangan yang melaju ke final akan bersaing dalam pertandingan yang sangat menantang. Mereka telah membuktikan kemampuan mereka dalam menghadapi lawan-lawan tangguh, baik dari Tiongkok maupun Jepang. Performa yang konsisten dan strategi yang tepat menjadi kunci keberhasilan mereka hingga saat ini.
Pertandingan final akan menjadi momen penting bagi Indonesia dalam meraih gelar ganda putri di Indonesia Masters II 2025. Dengan dukungan penonton lokal dan semangat yang tinggi, para atlet akan berusaha memberikan yang terbaik untuk membawa pulang gelar tersebut.