Indonesia Tantang 70 Persen Energi Terbarukan, Peluang Ekonomi Hijau Menggelora

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Indonesia Tantang 70 Persen Energi Terbarukan, Peluang Ekonomi Hijau Menggelora
Indonesia Tantang 70 Persen Energi Terbarukan, Peluang Ekonomi Hijau Menggelora

Inisiatif Masa Depan untuk Energi Bersih di Indonesia

Indonesia sedang mempersiapkan salah satu proyek pengembangan energi bersih terbesar di kawasan Asia Tenggara. Dalam rencana kelistrikan nasional yang baru, pemerintah menargetkan 70 persen tambahan kapasitas pembangkit listrik berasal dari energi terbarukan, sehingga bauran energi hijau dapat meningkat hingga sekitar 35 persen pada 2034.

Program seperti Maju:On Hackathon 2025, yang digelar oleh UD Impact dan sejumlah universitas, menjadi bagian penting dalam upaya membangun ekosistem inovasi lingkungan dan energi bersih. Program ini bertujuan untuk mengembangkan talenta muda dalam solusi nyata yang berdampak positif terhadap isu lingkungan dan energi bersih.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Vice President UD Impact, Sunghwa Moon, menyebut bahwa target ambisius ini menjadi sinyal kuat bagi peluang ekonomi hijau di Indonesia. Menurutnya, selain pembangunan infrastruktur energi, sektor teknologi dan inovasi juga dipandang berperan penting dalam mendukung agenda transisi ini.

“Selain pembangunan infrastruktur energi, sektor teknologi dan inovasi juga dipandang berperan penting dalam mendukung agenda transisi ini,” kata Sunghwa Moon saat program Maju:On Hackathon 2025 di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Program ini merupakan inisiatif yang berupaya mempercepat kesiapan talenta muda dalam ekosistem hijau. Program pengembangan kewirausahaan yang digagas oleh UD Impact bersama sejumlah universitas di Indonesia dengan fokus pada pengembangan solusi nyata untuk isu lingkungan dan energi bersih, dengan dukungan berbagai pihak dari sektor swasta dan komunitas teknologi.

Ditambahkannya, peningkatan kebutuhan akan solusi energi rendah karbon mendorong lahirnya wirausaha yang mampu menghadirkan dampak terukur bagi masyarakat. “Regulator kini menuntut hasil yang berintegritas dan manfaat iklim yang nyata. Founder perlu mampu menunjukkan dampak sosial sekaligus bisnis yang berkelanjutan,” ujarnya.

Co-Founder & CEO Ecoxyztem Venture Builder, Jonathan Davy menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mencapai target net-zero emission. “Pemerintah dan korporasi saja tidak cukup. Kita butuh perusahaan berbasis founder yang mengubah empati terhadap masalah lokal menjadi solusi yang skalabel,” ujarnya dalam sesi diskusi bertema From Small Ideas to Big Impact: Building Indonesia’s Sustainable Future.

Inisiatif seperti Maju:On diharapkan dapat melahirkan inovator muda yang siap berkontribusi dalam proyek-proyek transisi energi dan dekarbonisasi nasional. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa percepatan ekonomi hijau tidak hanya bergantung pada investasi besar, tetapi juga pada kreativitas dan kolaborasi lintas generasi.

Program ini dikembangkan bersama konsorsium universitas seperti ITB, UGM, UI, UNNES, UPI, Telkom University, UNS, dan Universitas Primakara Bali. Para peserta akan mengikuti pendampingan mentor dari ekosistem startup hijau serta pelatihan yang memadukan aspek teknologi, bisnis, dan dampak lingkungan.

Tujuan dan Manfaat Program Maju:On Hackathon 2025

Program ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

  • Membangun kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya energi terbarukan dan inovasi lingkungan.
  • Mengembangkan keterampilan dan kemampuan para peserta dalam merancang solusi nyata untuk isu lingkungan.
  • Menciptakan jaringan kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, sektor swasta, dan komunitas teknologi.

Manfaat dari program ini sangat luas. Peserta akan diberikan kesempatan untuk belajar dari mentor yang berpengalaman dan mendapatkan akses ke sumber daya yang dibutuhkan untuk mengembangkan ide mereka. Selain itu, program ini juga membuka peluang kerja sama antara peserta dengan perusahaan dan organisasi yang tertarik pada solusi lingkungan.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mencapai Tujuan Hijau

Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mencapai tujuan hijau Indonesia. Pemerintah, sektor swasta, dan komunitas teknologi harus bekerja sama untuk mempercepat transisi energi dan mencapai target bauran hijau yang ditetapkan.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Meningkatkan investasi dalam proyek energi terbarukan.
  • Mendorong inovasi dan pengembangan teknologi ramah lingkungan.
  • Membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Dengan kolaborasi yang baik, Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan