
Perubahan Struktur Direksi INET: Alasan dan Dampak yang Dijelaskan
Di Jakarta, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) memberikan penjelasan terkait pengunduran diri Komisaris Tongam Lumban Tobing dan Direktur Willy Unsulangi. Langkah ini diungkapkan sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat pengawasan dan pengendalian operasional di tingkat entitas anak.
Direktur Utama INET, Muhammad Arif, menjelaskan bahwa surat pengunduran diri dari Tongam Lumban Tobing selaku komisaris dan Willy Unsulangi selaku direktur telah diterima pada 7 Mei 2026. Pengunduran diri tersebut disampaikan dalam rangka penugasan kembali (redeployment) pada entitas anak Perseroan guna memperkuat fungsi pengawasan serta pengendalian operasional di tingkat entitas anak.
Pengunduran diri tersebut disampaikan pada tanggal 7 Mei 2026 dalam rangka penugasan kembali [redeployment] pada entitas anak Perseroan guna memperkuat fungsi pengawasan serta pengendalian operasional di tingkat entitas anak Perseroan, kata Muhammad Arif dalam keterbukaan informasi, Senin (11/5/2026).
Menurut Arif, langkah ini merupakan bagian dari kebijakan dan strategi perseroan dalam mengoptimalkan tata kelola serta pengelolaan grup secara menyeluruh, seiring ekspansi usaha melalui akuisisi sejumlah entitas anak pada awal 2026. Perubahan susunan pengurus tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Perseroan juga menegaskan bahwa rencana pengangkatan komisaris dan direktur baru untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Tongam Lumban Tobing dan Willy Unsulangi sedang dipersiapkan. Pengangkatan tersebut direncanakan akan diusulkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Mei 2026.
Perseroan berencana mengusulkan pengangkatan Komisaris dan Direktur pengganti dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan [RUPST] Perseroan yang dijadwalkan pada tanggal 19 Mei 2026, ujar Arif.
Sementara itu, untuk sementara waktu, fungsi dan tugas yang sebelumnya dijalankan oleh Willy Unsulangi dirangkap langsung oleh Muhammad Arif selaku direktur utama perseroan hingga ditetapkannya direktur pengganti melalui mekanisme RUPS.
Fungsi dan tugas yang sebelumnya dijalankan oleh Bapak Willy Unsulangi untuk sementara waktu dirangkap dan dijalankan oleh Bapak Muhammad Arif selaku Direktur Utama Perseroan sampai dengan ditetapkannya Direktur pengganti melalui mekanisme RUPS sesuai ketentuan yang berlaku, jelasnya.
INET memastikan proses transisi penggantian direksi tidak memengaruhi kegiatan usaha perseroan. Operasional perusahaan yang bergerak di bidang holding, jasa jual kembali telekomunikasi, hingga internet service provider disebut tetap berjalan normal.
Selain itu, perseroan menegaskan tidak terdapat informasi atau fakta material lain yang belum diungkap ke publik terkait pengunduran diri tersebut. INET juga memastikan seluruh entitas anak perseroan, yakni PT Data Prima Solusindo (DPS), PT Pusat Fiber Indonesia (PFI), PT Internet Anak Bangsa (IAB), dan PT Garuda Prima Internetindo (GPI), tetap beroperasi sebagaimana mestinya.