Infografis: Perluasan Robinhood di Pasar Keuangan Indonesia

admin.aiotrade 10 Des 2025 3 menit 28x dilihat
Infografis: Perluasan Robinhood di Pasar Keuangan Indonesia

Perusahaan Teknologi Keuangan AS Masuk Pasar Indonesia

Perusahaan teknologi keuangan asal Amerika Serikat, Robinhood Markets Inc (tercatat di NASDAQ sebagai HOOD), mulai memperluas bisnisnya ke pasar ritel dan kripto di Indonesia. Robinhood, yang dikenal sebagai pelopor layanan perdagangan saham tanpa komisi, telah mengakuisisi dua perusahaan yang dimiliki oleh Pieter Tanuri, yaitu PT Buana Capital Sekuritas dan PT Pedagang Aset Kripto (Coinvest).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Robinhood melihat pertumbuhan pesat dari para investor ritel dan kripto di Indonesia, terutama di kalangan anak muda. Berdasarkan data dari PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), jumlah investor pasar modal individu pada Agustus 2025 mencapai 17,9 juta investor, meningkat sebesar 31,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah investor kripto di Indonesia pada Agustus 2025 mencapai 18,1 juta investor, dengan pertumbuhan sebesar 9,7% secara bulanan.

“Indonesia merupakan pasar yang tumbuh pesat untuk perdagangan, menjadikannya tempat yang menarik untuk melanjutkan misi Robinhood dalam mendemokratisasi keuangan bagi semua orang,” kata Head of Asia Robinhood Patrick Chan dalam acara Corporate Action Launch di Bursa Efek Indonesia, Senin, 8 Desember.

Layanan yang Ditawarkan oleh Robinhood

Robinhood adalah perusahaan jasa keuangan berbasis aplikasi yang menyediakan layanan perdagangan saham tanpa komisi atau dengan komisi rendah. Perusahaan ini didirikan oleh duo alumnus Universitas Stanford, Vladimir Tenev dan Baiju Bhatt.

Selain saham, Robinhood juga menawarkan layanan perdagangan opsi, futures, hingga kripto. Selain itu, Robinhood merilis dompet kripto mandiri bernama Robinhood Wallet dan fitur pengelolaan portofolio bernama Robinhood Strategies.

Sejak didirikan pada 2013, jumlah pengguna Robinhood diestimasi telah mencapai 27 juta pengguna global. Pada 9 Desember 2025, kapitalisasi pasar perusahaan tercatat mencapai US$122 miliar atau sekitar Rp2.036 triliun (berdasarkan asumsi kurs Rp16.685). Nilai ini meningkat sebesar 281% sejak Robinhood melakukan IPO pada 2021.

Proses Akuisisi dan Ekspansi ke Asia

Proses akuisisi Robinhood terhadap PT Buana Capital dan Coinvest ditargetkan akan rampung pada paruh pertama 2026. Akuisisi ini merupakan bagian dari ekspansi global Robinhood ke wilayah Asia. Sebelumnya, Robinhood juga berencana membangun kantor pusat regional Asia di Singapura.

Dengan masuknya Robinhood ke pasar Indonesia, perusahaan ini diharapkan dapat memberikan akses yang lebih mudah dan murah bagi masyarakat Indonesia dalam berinvestasi, baik dalam bentuk saham maupun kripto. Hal ini juga akan meningkatkan persaingan di pasar keuangan Indonesia, terutama di tengah pertumbuhan pesat investor ritel dan kripto.

Potensi Pertumbuhan Pasar Indonesia

Pasar Indonesia menawarkan potensi besar bagi perusahaan keuangan seperti Robinhood. Dengan jumlah investor yang terus meningkat, baik di pasar modal maupun kripto, Indonesia menjadi pasar yang menarik untuk dikembangkan. Robinhood diharapkan dapat memanfaatkan tren ini dengan memberikan layanan yang inovatif dan ramah pengguna.

Selain itu, adanya regulasi yang semakin ketat dan transparan di pasar keuangan Indonesia juga menjadi faktor penting dalam menarik perusahaan seperti Robinhood. Dengan demikian, kehadiran Robinhood di Indonesia diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi pengguna, tetapi juga berkontribusi dalam memperkuat sistem keuangan nasional.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan