JAKARTA, aiotrade.app
Harga emas dunia kembali mencatat rekor tertinggi, yaitu 4.000 dolar AS per ons. Kenaikan ini menunjukkan bahwa harga emas terus mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai perbandingan, pada Januari 2024, harga emas berada di level 2.063,73 dolar AS per ons. Dengan demikian, pada hari Selasa (7/10/2025), harga emas telah meningkat sekitar 94 persen dibandingkan dengan awal tahun ini.
Lonjakan harga emas ini memberikan peluang bagi investor yang sudah memulai investasi emas sejak awal. Namun, bagi mereka yang belum memulai investasi emas, hal ini bisa menjadi kekecewaan. Namun, dengan kemungkinan kenaikan harga emas yang terus berlanjut akibat faktor seperti inflasi dan ketidakstabilan geopolitik, saat ini menjadi waktu yang tepat untuk mempertimbangkan investasi emas, sebelum harga semakin naik dan membuat emas tidak lagi terjangkau.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Bagi investor yang belum memulai investasi emas, ada beberapa cara cerdas dan hemat biaya untuk memulai investasi logam mulia ini meskipun harganya sedang tinggi. Berikut beberapa strategi yang bisa dipertimbangkan:
Mulai dari Jumlah Kecil
Apakah Anda merasa harga emas terlalu mahal untuk dimulai? Jangan khawatir. Anda dapat memulai investasi emas dengan jumlah yang lebih kecil. Contohnya, emas batangan atau koin dengan berat setengah ons atau seperempat ons biasanya memiliki harga yang lebih rendah.
Temukan ukuran dan harga yang sesuai dengan anggaran Anda, lalu segera lakukan investasi. Dengan begitu, Anda bisa memperoleh manfaat dari kenaikan harga emas tanpa harus mengeluarkan uang dalam jumlah besar sekaligus.
Terapkan Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA)
Strategi dollar-cost averaging (DCA) adalah metode investasi di mana Anda menempatkan sejumlah uang tetap ke dalam aset tertentu dalam jangka waktu tertentu, terlepas dari fluktuasi harga. Strategi ini bisa diterapkan dalam investasi emas.
Dengan DCA, jumlah emas yang Anda investasikan akan bertambah seiring waktu, namun Anda tidak perlu menyisihkan uang dalam jumlah besar. Namun, penting untuk membatasi investasi emas Anda maksimal 10 persen dari seluruh portofolio agar Anda tetap bisa menjaga keseimbangan antara aset penghasil pendapatan seperti saham dan emas.
Pahami Biaya yang Terkait dengan Berbagai Jenis Emas
Tidak semua jenis emas diukur per gram, dan beberapa mungkin tidak memerlukan keterlibatan langsung dengan emas fisik. Contohnya, emas digital bisa menjadi pilihan yang lebih terjangkau karena tidak memerlukan penyimpanan fisik.
Anda juga bisa mempertimbangkan investasi emas melalui saham emiten emas atau instrumen lainnya. Dengan mempelajari opsi-opsi ini, Anda bisa menemukan jenis investasi yang paling sesuai dengan anggaran Anda saat ini.
Kesimpulan
Meskipun harga emas sedang tinggi, calon investor masih memiliki kesempatan untuk memulai investasi emas dengan harga yang relatif terjangkau. Namun, kesempatan ini mungkin akan segera hilang jika tidak segera dimanfaatkan.
Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Bank, memprediksi bahwa harga rata-rata emas akan mencapai rekor baru di atas 4.400 dolar AS per ons dalam enam bulan pertama tahun 2026. Oleh karena itu, jangan menunggu sampai harga semakin tinggi. Jelajahi alternatif investasi emas yang tersedia, pertimbangkan strategi DCA, dan carilah jenis investasi yang lebih terjangkau agar Anda bisa memulai investasi sekarang juga.