Ini Alasan Pemkab Kebumen Dorong Penggunaan Produk Lokal dalam Program MBG

admin.aiotrade 24 Okt 2025 2 menit 16x dilihat
Ini Alasan Pemkab Kebumen Dorong Penggunaan Produk Lokal dalam Program MBG
Ini Alasan Pemkab Kebumen Dorong Penggunaan Produk Lokal dalam Program MBG

Pemkab Kebumen Dorong Penggunaan Produk Lokal dalam Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen, Jawa Tengah, sedang memperkuat upaya untuk meningkatkan penyerapan bahan pangan dan produk lokal sebagai bahan baku utama dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi yang dirasakan oleh para petani dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah setempat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kebumen, Edi Rianto, menyampaikan harapan besar agar produk-produk daerah dapat masuk ke dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kebumen. Ia berharap, sebanyak mungkin produk lokal dapat dinikmati oleh petani setempat. "Kita berharap produk untuk masuk ke dapur sebesar-besarnya dinikmati petani Kebumen. Ini yang sedang kita coba dekati dengan pemerintah pusat," ujarnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Saat ini, sebagian besar bahan baku untuk kebutuhan dapur SPPG di wilayah Kebumen masih didatangkan dari luar daerah. Meski demikian, Pemkab Kebumen sadar bahwa pasokan bahan pangan lokal saat ini belum sepenuhnya mampu memenuhi seluruh kebutuhan program MBG. Namun, sinergi terus dilakukan untuk meningkatkan kontribusi pangan lokal.

"Kita tahu sebagian bahan baku tidak ada di Kebumen, namun harapan besar kami adalah menggunakan produk Kebumen," jelas Edi Rianto. Ia menambahkan bahwa secara bertahap, Pemkab sedang melakukan langkah-langkah bersama dinas pertanian. Untuk makanan kering, misalnya, pihaknya mengarahkan penggunaan produk UMKM Kebumen.

Upaya Konkret untuk Integrasi Produk Lokal

Salah satu langkah konkret untuk mempercepat integrasi produk lokal adalah melalui penyelenggaraan Business Matching. Forum ini baru saja digelar di Pendopo Kabumian pada Kamis, 23 Oktober 2025. Acara ini mempertemukan pihak SPPG, termasuk kepala dan ahli gizi—dengan mitra/yayasan, serta pelaku UMKM, peternak, pelaku pertanian, dan supplier lokal.

Pertemuan bisnis ini menjadi wadah penting untuk menjalin kesepakatan pasokan dan meningkatkan kualitas produk. Forum Business Matching ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Pangan Sedunia di Kabupaten Kebumen.

Penjaminan Kelancaran dan Pengawasan Program MBG

Selain fokus pada penyerapan produk lokal, Pemkab Kebumen juga tengah menyiapkan langkah untuk menjamin kelancaran dan pengawasan program MBG. Pemkab akan segera membentuk tim satuan tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis hingga tingkat kecamatan.

Satgas MBG ini merupakan inisiatif pengawasan terhadap program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Struktur tim akan mencakup unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, dan stakeholder terkait, yang diharapkan mampu mengawasi penyaluran secara efektif di lapangan.

Sekda Edi Rianto menambahkan bahwa Satgas MBG tingkat kecamatan direncanakan akan mulai dibentuk pada November 2025. "Mulai November, Satgas MBG tingkat kecamatan akan dibentuk," tegasnya di kantornya pada Rabu, 22 Oktober 2025.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan