
Proyeksi Peningkatan Jumlah Penumpang Bandara Adi Soemarmo Selama Nataru 2025/2026
PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang di Bandara Internasional Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) sekitar 4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. General Manager InJourney Airports Bandara Adi Soemarmo, Hery Purwanto, memperkirakan bahwa jumlah penumpang selama periode Nataru 2025/2026 akan mencapai 73.349 orang.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain itu, pergerakan pesawat juga diprediksi meningkat sekitar 2 persen dengan total pergerakan sebanyak 534 kali. Hal ini disampaikan oleh Hery kepada wartawan pada Selasa, 16 Desember 2025.
Peningkatan jumlah penumpang tersebut terjadi karena meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun. Selain itu, pembukaan rute penerbangan baru dari Solo juga turut berkontribusi. Mulai tanggal 20 Desember 2025, maskapai Wings Air membuka rute Solo–Bandung dan Solo–Surabaya. Rute baru ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan trafik penumpang.
Hery mengatakan bahwa puncak arus keberangkatan diprediksi terjadi pada 21 Desember 2025 atau H-4 Natal dengan jumlah penumpang mencapai 4.388 orang. Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2026 atau H+3 Tahun Baru dengan total penumpang sekitar 3.527 orang.
Untuk menghadapi lonjakan penumpang, Bandara Adi Soemarmo juga menerima pengajuan penerbangan tambahan dari maskapai Citilink. Penerbangan tambahan ini akan beroperasi mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 dengan rute Jakarta (CGK)–Solo (SOC) dan sebaliknya.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyampaikan bahwa seluruh bandara yang dikelola oleh InJourney Airports telah menyiagakan posko terpadu selama 21 hari guna memastikan aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan tetap optimal selama periode peak season akhir tahun.
Menurut Pahlevi, posko tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan layanan terbaik bagi pengguna jasa bandara. “Fokus kami adalah memastikan perjalanan udara masyarakat berjalan aman, nyaman, dan lancar selama libur Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.
InJourney Airports mengelola 37 bandara di Indonesia yang secara serentak bersiap menghadapi lonjakan penumpang pada Nataru 2025/2026 melalui penguatan fasilitas, personel, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait.
Strategi Persiapan dan Pengelolaan Arus Penumpang
Beberapa strategi telah diambil untuk memastikan kelancaran operasional bandara selama masa liburan. Berikut beberapa langkah yang dilakukan:
-
Penambahan Penerbangan Tambahan
Maskapai Citilink mengajukan penerbangan tambahan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang. Penerbangan tambahan ini akan beroperasi pada rentang waktu tertentu dan memiliki rute yang telah ditentukan. -
Posko Terpadu
Setiap bandara yang dikelola oleh InJourney Airports menyiagakan posko terpadu selama 21 hari. Posko ini bertugas untuk memantau kondisi operasional dan memastikan semua aspek keamanan dan kenyamanan terpenuhi. -
Koordinasi dengan Stakeholder
Perusahaan melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan seperti otoritas penerbangan, maskapai penerbangan, dan instansi terkait lainnya. Hal ini bertujuan untuk memastikan pengelolaan arus penumpang berjalan efisien. -
Peningkatan Fasilitas dan Personel
Fasilitas bandara diperkuat dengan penambahan infrastruktur dan pelayanan. Selain itu, jumlah personel juga ditingkatkan agar dapat memberikan pelayanan optimal kepada penumpang.
Kesimpulan
Dengan proyeksi peningkatan jumlah penumpang sebesar 4 persen, InJourney Airports telah mempersiapkan berbagai langkah untuk menghadapi lonjakan penumpang selama Nataru 2025/2026. Dengan kolaborasi antar lembaga dan peningkatan fasilitas, diharapkan perjalanan udara selama liburan natal dan tahun baru dapat berjalan dengan lancar dan aman.