PGE Meraih Dua Penghargaan Utama dalam Subroto Awards 2025
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE berhasil meraih dua penghargaan tertinggi dalam ajang Malam Penganugerahan Subroto Awards 2025. Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sektor panas bumi. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Penghargaan yang diraih oleh PGE menunjukkan dukungan pemerintah terhadap percepatan transisi energi dan peningkatan daya saing industri energi nasional. Kehadiran PGE dalam ajang tersebut menjadi bukti nyata kontribusi sektor panas bumi dalam mendukung arah kebijakan energi bersih dan berkelanjutan yang tengah didorong pemerintah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Inovasi K3: Juara 1 untuk PGE Area Lumut Balai
Dalam kategori Inovasi Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Panas Bumi, PGE Area Lumut Balai meraih Juara 1. Inovasi yang diusung adalah “Pionir Penerapan PSAIMS (Process Safety & Asset Integrity Management System) untuk Transformasi Keselamatan Proses di PLTP.” Sistem ini menjadi yang pertama di industri panas bumi Indonesia yang mengintegrasikan analisis HAZOP, identifikasi Major Accident Hazard (MAH), serta pengelolaan Safety and Environmental Critical Element (SECE) guna memastikan keselamatan proses secara menyeluruh.
Dengan menetapkan performance standard berbasis prinsip FARSI (Functionality, Availability, Reliability, Survivability, Interdependency), sistem ini terbukti mampu meningkatkan keandalan peralatan kritis dan menekan risiko kecelakaan besar. PSAIMS juga berhasil menurunkan Loss Production Opportunity (LPO) akibat kegagalan process safety dari 66% menjadi 9,95%, dengan potensi efisiensi mencapai Rp60 miliar.

Program PPM: Juara 1 untuk PGE Area Lahendong
Di sisi lain, PGE Area Lahendong meraih Juara 1 dalam kategori Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Panas Bumi. Berbagai program unggulan yang dijalankan oleh area ini fokus pada peningkatan kesejahteraan dan ketahanan sosial masyarakat sekitar wilayah operasi.
Program-program tersebut meliputi Bank Sampah Setor Jo, Konservasi Satwa Yaki, Inovasi Booster Pertanian “Katrili” dari Endapan Silika, serta Program Andikpas (pemberdayaan anak Lapas). Seluruh inisiatif ini mengedepankan pendekatan berbasis kerentanan penerima manfaat, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan diri, kemandirian, serta kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Komitmen PGE terhadap Budaya Perusahaan
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan kerja keras seluruh perwira PGE di berbagai area operasi. Ia menjelaskan bahwa inovasi dalam keselamatan kerja, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat adalah bagian penting dari budaya perusahaan.
“Kami percaya, inovasi dalam keselamatan kerja, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat adalah bagian penting dari budaya perusahaan. Semua itu menjadi fondasi bagi PGE untuk terus tumbuh sebagai perusahaan energi hijau kelas dunia yang mampu menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.
Julfi menegaskan bahwa penerapan K3 yang optimal menjadi fondasi operasi yang aman dan berkualitas, sekaligus mendorong kesinambungan bisnis dan dampak positif yang berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa bagi PGE, keberhasilan tidak hanya diukur dari seberapa besar energi yang dihasilkan, tetapi dari bagaimana kami memastikan setiap proses berjalan dengan aman dan bertanggung jawab.
Kontribusi PGE dalam Transisi Energi Nasional
Capaian dalam kategori K3 dan PPM ini sekaligus mencerminkan konsistensi PGE dalam menerapkan prinsip keberlanjutan di seluruh wilayah operasinya. Dengan total kapasitas terpasang sebesar 1.932 megawatt (MW) dan kontribusi terhadap sekitar 70% kapasitas panas bumi nasional, PGE terus memainkan peran strategis dalam mendukung transisi energi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission Indonesia 2060.