Inter dan AC Milan Berharap Stadion Baru San Siro Selesai 2030, Tapi Terkendala Birokrasi Italia

admin.aiotrade 08 Nov 2025 2 menit 24x dilihat
Inter dan AC Milan Berharap Stadion Baru San Siro Selesai 2030, Tapi Terkendala Birokrasi Italia
Inter dan AC Milan Berharap Stadion Baru San Siro Selesai 2030, Tapi Terkendala Birokrasi Italia

Proyek Stadion Baru Inter dan AC Milan yang Ambisius

Inter Milan dan AC Milan, dua klub sepak bola terbesar di Italia, memiliki rencana besar untuk membangun stadion baru yang akan menggantikan San Siro. Target utama mereka adalah agar stadion tersebut siap beroperasi pada tahun 2030. Namun, Presiden Inter, Giuseppe Marotta, menyampaikan kekhawatirannya bahwa proses pembangunan ini bisa terhambat oleh birokrasi yang lambat di Italia.

Kedua klub Serie A telah resmi menyelesaikan pembelian San Siro, stadion berusia 99 tahun beserta area sekitarnya, dari pemerintah kota. Dengan kepemilikan ini, mereka dapat merobohkan stadion lama dan membangun arena baru dengan kapasitas 71.500 kursi. Tujuan utamanya adalah agar stadion baru ini siap digunakan saat Italia menjadi tuan rumah Euro 2032 bersama Turki.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Tujuan kami jelas: stadion ini harus siap sebelum Euro 2032,” ujar Marotta saat menghadiri Football Business Forum di Milan, Jumat. “Tapi kita tahu birokrasi di Italia sangat lambat. Saya berharap semuanya bisa selesai tahun 2030.”

Marotta menyoroti betapa tertinggalnya Italia dalam pembangunan stadion. Dalam 15 tahun terakhir, ada 50 stadion baru dibangun di Eropa bernilai 20 miliar euro. Sementara di Italia? Hanya tiga stadion yang dimodernisasi. Masalahnya bukan soal uang, tapi soal birokrasi yang terlalu lambat.

Baik Inter maupun Milan kini dimiliki oleh perusahaan asal Amerika: Inter oleh Oaktree, Milan oleh RedBird. Hal ini menunjukkan bahwa dua klub terbesar di Italia saja pemiliknya orang asing. Artinya sistem dalam negeri tidak mampu menopang olahraga elite.

Desain dan Fungsi Stadion Baru

Kedua klub sudah menunjuk Foster + Partners dan Manica sebagai arsitek. Proyek ini mencakup area sekitar 281.000 meter persegi. Nilai pembelian San Siro mencapai 197 juta euro. Presiden Milan, Paolo Scaroni, mengatakan investasi pembangunan stadion baru akan menembus lebih dari 1 miliar euro.

Pendapatan Inter dan Milan dari stadion baru diperkirakan bisa tembus 180 juta euro per tahun, jauh lebih tinggi dibanding saat ini yang hanya sekitar 80 juta euro. Selain matchday, stadion baru akan “hidup” setiap hari dengan museum, tur stadion, konser, hotel, restoran, dan ruang komersial. Bahkan peluang penjualan hak nama stadion juga terbuka.

“Kami ingin membangun stadion terbaik di Eropa,” kata Scaroni. “Milan adalah kota sepak bola, dan harus punya infrastruktur kelas dunia. Kami ingin tempat di mana setiap hari ada aktivitas. Tidak seperti sekarang, San Siro kalau tidak ada pertandingan terasa kosong dan menyeramkan.”

Scaroni optimistis bahwa pada tahun 2030, semua proyek ini sudah selesai dan berdiri megah. Stadion baru ini diharapkan menjadi simbol kemajuan dan inovasi bagi sepak bola Italia.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan