
Realisasi Investasi Aceh pada Triwulan II 2025 Mencapai Rp 2,09 Triliun
Realisasi investasi di Provinsi Aceh pada Triwulan II tahun 2025 mencapai angka yang cukup signifikan, yaitu sebesar Rp 2,09 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 40,5 persen dibandingkan realisasi pada Triwulan I yang tercatat sebesar Rp 1,49 triliun. Dengan demikian, total nilai investasi Aceh hingga pertengahan 2025 telah mencapai Rp 3,58 triliun. Angka ini menempatkan Aceh di peringkat ke-28 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Sumber Investasi Terbesar Berasal dari PMDN
Berdasarkan data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Aceh, sumber investasi terbesar pada periode ini berasal dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai Rp 2,025 triliun atau 96,77 persen dari total investasi. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) berkontribusi sebesar Rp 67,56 miliar atau 3,23 persen.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Lima Sektor Utama yang Mendominasi Investasi
Lima sektor penyumbang investasi terbesar di Aceh selama Triwulan II 2025 antara lain:
- Listrik, gas, dan udara senilai Rp 391,55 miliar (18,7%)
- Tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan Rp 367,41 miliar (17,6%)
- Transportasi, gudang, dan telekomunikasi Rp 356,94 miliar (17,1%)
- Industri makanan Rp 326,59 miliar (15,6%)
- Perdagangan dan reparasi Rp 203,31 miliar (9,7%)
Sektor-sektor ini menunjukkan bahwa Aceh mulai menarik minat investor di bidang energi dan ketahanan pangan, dua sektor strategis yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Aceh Besar Jadi Lokasi Investasi Terbesar
Dari sisi wilayah, lima kabupaten/kota dengan realisasi investasi tertinggi pada Triwulan II 2025 yaitu:
- Aceh Besar Rp 376,71 miliar (18,0%)
- Aceh Singkil Rp 288,11 miliar (13,8%)
- Aceh Tamiang Rp 264,79 miliar (12,7%)
- Aceh Tengah Rp 185,15 miliar (8,8%)
- Aceh Barat Rp 177,39 miliar (8,5%)
Capaian tersebut menunjukkan bahwa kegiatan ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah pesisir, tetapi juga mulai berkembang di kawasan tengah Aceh.
Asal Negara Investasi Asing
Adapun lima negara penyumbang investasi asing terbesar di Aceh pada periode ini meliputi:
- Seychelles Rp 30,65 miliar (45,4%)
- Singapura Rp 15,37 miliar (22,7%)
- Tiongkok Rp 12,58 miliar (18,6%)
- Malaysia Rp 5,09 miliar (7,5%)
- Inggris Rp 1,24 miliar (1,8%)
Serapan Tenaga Kerja dari Investasi
Investasi yang masuk selama Triwulan II 2025 turut menyerap 2.503 tenaga kerja, terdiri dari 49 tenaga kerja pada PMA dan 2.454 tenaga kerja pada PMDN, tanpa adanya tenaga kerja asing.
Penurunan Investasi dibanding Tahun Lalu
Meski tumbuh signifikan dibanding Triwulan I 2025, realisasi investasi pada Triwulan II tahun ini mengalami penurunan 13,05 persen dibanding periode yang sama tahun 2024, yang mencapai Rp 2,41 triliun.
Upaya Pemerintah Aceh dalam Meningkatkan Iklim Investasi
Pemerintah Aceh terus berupaya meningkatkan iklim investasi melalui penyederhanaan perizinan, promosi investasi, dan penguatan infrastruktur ekonomi agar minat investor, baik domestik maupun asing, dapat terus meningkat pada triwulan berikutnya.