Investasi Jakarta Tembus Rp140 Triliun di Semester I, Kedua Terbesar Nasional

admin.aiotrade 09 Okt 2025 2 menit 14x dilihat
Investasi Jakarta Tembus Rp140 Triliun di Semester I, Kedua Terbesar Nasional


aiotrade.app.CO.ID – JAKARTA.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan P. Roeslani menyampaikan bahwa DKI Jakarta menjadi wilayah dengan total investasi terbesar kedua di Indonesia. Pernyataan ini disampaikannya usai membuka gelaran Jakarta Investment Festival (JIF) 2025 di Hotel St.Regist, Jakarta, pada Kamis (9/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Rosan, investasi yang masuk ke Jakarta pada semester pertama 2025 mencapai sekitar Rp 140 triliun. Angka tersebut menjadikan Jakarta sebagai wilayah dengan jumlah investasi terbesar kedua pada tahun ini. Ia juga menyoroti bahwa nilai investasi asing atau foreign direct investment (FDI) yang masuk ke Jakarta mencapai US$ 3,6 miliar atau sekitar Rp 59,53 triliun pada periode yang sama.

Rosan menegaskan bahwa potensi investasi di Jakarta sangat besar dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Selain itu, ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang mengembangkan proyek waste to energy, yaitu mengubah sampah menjadi energi listrik. Proyek ini salah satunya ditujukan untuk pemerintah DKI Jakarta.

“Program waste to energy yang disampaikan oleh Bapak Gubernur adalah pengelolaan sampah menjadi listrik. Ini merupakan mandat Danantara untuk melaksanakan program ini secara terbuka dan transparan,” ujarnya.

Proyek waste to energy akan mulai dilakukan pada awal bulan November 2025. Saat ini, pihaknya sedang melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah (pemda). Rosan menekankan bahwa proyek ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan listrik pemerintah, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan dan lingkungan.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa raihan investasi DKI Jakarta yang mencapai Rp 140 triliun pada semester I 2025 tumbuh sekitar 17% secara year on year (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurutnya, gelaran Jakarta Investment Festival (JIF) 2025 dapat membantu menarik lebih banyak investasi. “Jakarta Investment Festival ini mudah-mudahan akan membuat masyarakat semakin yakin bahwa saatnya orang untuk berinvestasi di Jakarta,” katanya.

Mengenai program waste to energy, Pramono menyebutkan bahwa Jakarta memiliki total sampah harian sebesar 8.000 ton. Selain itu, stok sampah DKI Jakarta mencapai 55 juta ton di Bantar Gebang.

“Ini merupakan harta karun yang mudah-mudahan segera bisa kita manfaatkan bersama untuk kemajuan bangsa ini,” pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan