Investasi Jatim Menurun di Kuartal III/2025, Pemprov Akui Minat Tetap Tinggi

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Investasi Jatim Menurun di Kuartal III/2025, Pemprov Akui Minat Tetap Tinggi


aiotrade,
SURABAYA – Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengalami perubahan dalam pertumbuhan investasi pada kuartal III/2025 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024. Perubahan ini terlihat baik dari segi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA).

Pada kuartal III/2024, jumlah proyek PMDN di Jawa Timur mencapai 24.729 proyek dengan total nilai investasi sebesar Rp25.807,3 miliar. Namun, pada kuartal III/2025, jumlah proyek PMDN meningkat menjadi 35.558 proyek. Meskipun jumlahnya naik, nilai investasi justru menurun menjadi Rp21.519,3 miliar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Sementara itu, untuk PMA, pada kuartal III/2024, jumlah proyeknya sebanyak 3.750 proyek dengan nilai investasi sebesar US$925,6 juta. Pada kuartal III/2025, jumlah proyek PMA meningkat menjadi 5.023 proyek, tetapi nilai investasinya turun tajam hingga US$555,5 juta.

Terkait data tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyatakan bahwa realisasi investasi di wilayah kerjanya masih menunjukkan kinerja yang baik. Ia menilai animo investasi di Jawa Timur tetap positif.

"Kami melihat animo investasi (di Jawa Timur) itu baik. Contohnya, kita lihat saja di kuartal kedua (2025) saja tumbuhnya di atas 6%. Jadi, kuartal ketiga sebenarnya kita melihat bahwa kondisinya juga tidak ada hal-hal negatif yang akan mengubah arah atau tren yang sudah bagus tadi," ujar Emil di Surabaya, Kamis (23/10/2025).

Emil juga memastikan masyarakat tidak perlu cemas dan khawatir terkait kondisi investasi di Jawa Timur. Ia mengatakan bahwa data dan angka realisasi investasi saat ini masih dalam proses finalisasi dan dapat berubah sewaktu-waktu.

"Kayaknya angkanya (total proyek dan nilai investasi di Jawa Timur) tunggu sedikit lagi karena ada beberapa yang sedang dibicarakan. Kalau saya ngomong sekarang nanti bisa-bisa minggu depan berubah lagi," tambahnya.

Menurut Emil, total realisasi proyek dan nilai investasi, baik PMDN maupun PMA di Jawa Timur pada tahun 2025 akan diumumkan kepada publik pada akhir tahun 2025 mendatang. Data tersebut akan diumumkan pemerintah provinsi bersama pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

"Jadi, kami biasanya menjelang tutup tahun akan umumkan ya total angka investasi bersama dengan BKPM. Jadi, mohon izin saya ada beberapa angka yang sedang difinalisasi untuk kami umumkan," kata dia.

Di sisi lain, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur, Dyah Wahyu Ermawati, menyatakan bahwa pihaknya saat ini sedang gencar mencari para investor besar yang ingin menanamkan modal di Jawa Timur.

"Tugas kita saat ini mencari (investor) yang besar karena Jawa Timur kan standarnya sudah tinggi ya. Jadi, kalau ditambahi sedikit enggak nendang, harus yang besar. Maka usaha seperti ini harus sering dilakukan supaya (investor), baik kecil, sedang, besar kita tangkap semua," ujar Dyah.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Investasi

Beberapa faktor yang mungkin memengaruhi perubahan pertumbuhan investasi di Jawa Timur antara lain:

  • Perubahan kebijakan ekonomi nasional yang dapat memengaruhi minat investor.
  • Perkembangan pasar global yang memengaruhi aliran dana asing.
  • Stabilitas politik dan regulasi investasi di Jawa Timur.
  • Kondisi infrastruktur dan fasilitas pendukung yang diperlukan oleh para investor.

Langkah yang Dilakukan Pemerintah Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan minat investasi, antara lain:

  • Meningkatkan promosi investasi melalui berbagai acara dan forum diskusi.
  • Mempercepat proses perizinan untuk memudahkan para investor.
  • Membentuk tim khusus untuk menarik investor besar dan menyelesaikan masalah yang muncul.

Tantangan yang Dihadapi

Meski ada peningkatan jumlah proyek, penurunan nilai investasi menjadi tantangan tersendiri. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah proyek meningkat, nilai investasi yang diberikan oleh setiap proyek cenderung lebih kecil.

Harapan untuk Masa Depan

Wakil Gubernur Emil berharap bahwa tren positif investasi di Jawa Timur dapat terus berlanjut. Ia yakin bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah dan masyarakat, Jawa Timur akan tetap menjadi salah satu provinsi yang menarik bagi para investor.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan