
aiotrade.CO.ID, JAKARTA,
– Angka investasi di sektor kelautan dan perikanan Indonesia mencapai Rp7,82 triliun hingga triwulan III tahun ini. Data ini berasal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Angka tersebut menunjukkan dominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) yang mencapai Rp3,97 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp1,98 triliun.
Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Machmud, menyampaikan bahwa sebagian besar investasi berfokus pada bidang usaha pengolahan dan budidaya, termasuk penyimpanan dingin (cold storage) serta pemasaran. "Hilirisasi di sektor perikanan mulai menonjol dengan semakin banyaknya investasi dalam usaha pengolahan," ujar Machmud.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Investasi tersebut terpusat di beberapa wilayah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Sementara itu, negara asal PMA terbesar adalah Singapura, Tiongkok, dan Korea Selatan.
Dalam rangka memperingati Hari Ikan Nasional, KKP juga mengajak masyarakat untuk lebih memperhatikan potensi sektor kelautan dan perikanan melalui program investasi dan kemitraan usaha senilai Rp1,60 triliun. Acara ini diselenggarakan dalam bentuk Investment and Business Matching, sebuah forum yang menawarkan 36 proyek bernilai total Rp3,02 triliun.
Beberapa proyek yang ditawarkan antara lain pembangunan industri pengolahan ikan tuna, udang, serta logistik rantai dingin di Kabupaten Cilacap. Selain itu, ada juga proyek lain yang akan dibangun di Jeneponto dan Kawasan Industri Bolok, NTT.
Berikut beberapa proyek yang ditawarkan dalam Investment and Business Matching:
-
Industri Pengolahan Ikan Tuna dan Udang
Proyek ini akan mengembangkan kapasitas pengolahan ikan tuna dan udang di daerah Cilacap. Tujuannya adalah meningkatkan nilai tambah dari hasil perikanan lokal dan memperluas pasar ekspor. -
Logistik Rantai Dingin
Pembangunan infrastruktur logistik yang terintegrasi dengan sistem penyimpanan dingin akan memastikan kualitas produk perikanan tetap terjaga selama proses distribusi. -
Kawasan Industri Bolok, NTT
Proyek ini akan menjadi pusat pengolahan dan pemasaran produk perikanan di wilayah Nusa Tenggara Timur. Diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat. -
Proyek di Jeneponto
Di Jeneponto, proyek akan fokus pada pengembangan budidaya dan pengolahan ikan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produksi perikanan dan menjaga keberlanjutan sumber daya laut.
Selain itu, KKP juga terus berupaya memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, baik pelaku usaha maupun investor, untuk mendukung pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan. Dengan adanya investasi yang besar, diharapkan sektor ini dapat menjadi salah satu tulang punggung perekonomian nasional.
Kemajuan sektor ini tidak hanya membuka peluang kerja, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sumber daya laut. KKP berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan pengembangan teknologi dalam pengelolaan perikanan, agar dapat bersaing secara global.