
Arus Dana Asing Mengalir Deras ke Pasar Saham Indonesia
Pasar saham Indonesia kembali mencatatkan arus masuk dana asing atau capital inflow yang cukup signifikan pada perdagangan kemarin, Senin (6/10/2025). Berbagai saham yang dimiliki oleh taipan ternama, seperti Prajogo Pangestu, mendapatkan perhatian besar dari investor asing. Beberapa saham yang menjadi incaran antara lain PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), PT Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA), serta saham-saham lainnya yang tergabung dalam portofolio Prajogo Pangestu.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pasar saham Indonesia mencatatkan nilai beli bersih atau net buy asing sebesar Rp2,02 triliun pada perdagangan kemarin. Meskipun demikian, secara keseluruhan sepanjang tahun berjalan (year to date/YtD) hingga perdagangan perdana 2025, pasar saham Indonesia masih mencatatkan nilai jual bersih atau net sell asing sebesar Rp54,68 triliun.
Saham-Saham yang Diborong Investor Asing
Beberapa saham yang menjadi incaran investor asing pada perdagangan kemarin antara lain:
- Saham CUAN mencatatkan net buy asing sebesar Rp193,39 miliar.
- Saham CDIA mencatatkan net buy asing sebesar Rp150,93 miliar.
- Saham BRPT mencatatkan net buy asing sebesar Rp62,38 miliar.
- Saham BREN mencatatkan net buy asing sebesar Rp61,12 miliar.
Selain itu, harga saham dari emiten-emiten yang dimiliki oleh Prajogo Pangestu juga mengalami kenaikan yang signifikan. Misalnya:
- Harga saham CUAN naik 11,25% ke level Rp1.780 per lembar.
- Harga saham CDIA melesat 15,61% ke level Rp2.000 per lembar.
- Harga saham BRPT naik 3,9% ke level Rp4.000 per lembar.
- Harga saham BREN meningkat 4,45% ke level Rp9.975 per lembar.
Peluang Aliran Dana Asing di Kuartal IV/2025
Menurut Nafan Aji Gusta, Senior Market Chartist dari Mirae Asset Sekuritas, ada peluang aliran dana asing yang bisa masuk ke pasar saham Indonesia pada kuartal IV/2025. Hal ini didorong oleh beberapa sentimen positif, termasuk strategi window dressing dan santa clause rally effect.
- Window dressing adalah strategi yang digunakan oleh manajer investasi untuk meningkatkan penampilan kinerja saham atau reksa dana sebelum disajikan kepada investor atau pemegang saham.
- Santa clause rally merujuk pada kondisi nilai pasar saham yang cenderung melesat selama pekan terakhir Desember.
Selain itu, Nafan menyebutkan bahwa adanya saham-saham dengan likuiditas tinggi yang akan membagikan dividen interim pada akhir tahun juga bisa menjadi dorongan bagi aliran dana asing.
Proyeksi Aliran Dana Asing di Kuartal IV/2025
Namun, menurut pengamat pasar modal Reydi Octa, aliran dana asing ke pasar saham Indonesia pada kuartal IV/2025 masih diproyeksikan sulit untuk mengalir deras. Hal ini karena investor asing cenderung mempertimbangkan situasi arah yield treasury di AS yang cenderung naik.
"Kemungkinan aliran dana asing akan tertahan karena investor asing ingin wait and see mengenai arah yield treasury di AS," ujar Reydi.
Namun, jika ada stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, maka dana asing bisa kembali masuk ke pasar saham Indonesia.
Catatan Penting
Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. aiotrade.app tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.