Investor Global Berasal US$3 Triliun Minta Pemerintah Hentikan Deforestasi

admin.aiotrade 20 Okt 2025 3 menit 28x dilihat
Investor Global Berasal US$3 Triliun Minta Pemerintah Hentikan Deforestasi


aiotrade, JAKARTA — Sejumlah besar investor global yang mengelola dana lebih dari US$3 triliun mengajukan permintaan untuk menghentikan dan memulihkan deforestasi serta degradasi ekosistem paling lambat pada tahun 2030. Seruan ini diungkapkan dalam dokumen yang diberi nama Belém Investor Statement on Rainforests, yang dirilis menjelang penyelenggaraan COP30 di Belém, Brasil, pada November mendatang. Sebanyak 30 investor institusional, termasuk perusahaan bank Swiss Pictet Group dan manajer aset Norwegia DNB Asset Management, telah menandatangani pernyataan tersebut. Dokumen ini masih terbuka untuk ditandatangani hingga 1 November 2025.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa dunia masih jauh dari target penghentian deforestasi. Pada tahun 2024, kehilangan kawasan hutan mencapai 8,1 juta hektare. Luas area tersebut setara dengan wilayah Inggris, dan sebagian besar disebabkan oleh ekspansi pertanian serta kebakaran hutan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Sebagai investor, kami semakin khawatir terhadap risiko finansial yang signifikan terhadap portofolio investasi kami akibat deforestasi tropis dan hilangnya keanekaragaman hayati,” tulis pernyataan tersebut.

Para investor menekankan pentingnya kebijakan yang mampu memberikan kepastian hukum, regulasi, dan pembiayaan guna melindungi hutan serta menjaga stabilitas ekonomi. Jan Erik Saugestad, CEO Storebrand Asset Management asal Norwegia, menyampaikan bahwa deforestasi melemahkan sistem alam yang menjadi fondasi pasar global, mulai dari pengaturan iklim hingga ketahanan pangan dan air.

Sebelumnya, Uni Eropa menunda penerapan aturan antideforestasi atau EUDR selama satu tahun setelah menghadapi penolakan dari kalangan industri dan mitra dagang seperti Brasil, Indonesia, dan Amerika Serikat. Negara-negara tersebut menilai aturan tersebut akan menimbulkan biaya tinggi dan merugikan ekspor mereka ke Eropa.

Sementara itu, Ingrid Tungen, Kepala Divisi Pasar Bebas Deforestasi di Rainforest Foundation Norway, menyebut bahwa sikap Presiden AS Donald Trump yang skeptis terhadap isu iklim turut menghambat dukungan terhadap upaya lingkungan global. “Saya rasa Trump membuat situasi menjadi lebih sulit bagi investor dan manajer aset untuk mempertimbangkan faktor iklim dan keanekaragaman hayati dalam kondisi pasar yang sangat tidak stabil,” ujarnya.

Menurut Tungen, para investor kini menyadari bahwa mengabaikan risiko perubahan iklim dan hilangnya alam tidak hanya berimplikasi moral, tetapi juga mengancam stabilitas pasar dan profit jangka panjang. “Semua investor yang kami ajak bicara melihat risiko besar jika isu iklim dan diversifikasi diabaikan. Ini bukan sekadar soal nilai, tetapi soal keberlanjutan pasar dan keuntungan mereka sendiri,” katanya.

Peran Investor dalam Perlindungan Hutan

Investor global kini mulai memperhatikan dampak lingkungan terhadap investasi mereka. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

  • Mendorong pemerintah untuk menetapkan kebijakan yang mendukung perlindungan hutan
  • Memastikan adanya regulasi yang jelas untuk mengurangi risiko finansial dari deforestasi
  • Mengalokasikan dana untuk proyek restorasi ekosistem
  • Meningkatkan transparansi dalam pelaporan dampak lingkungan dari portofolio investasi

Tantangan yang Dihadapi

Beberapa tantangan utama yang dihadapi dalam upaya menghentikan deforestasi adalah:

  • Ketidakstabilan politik di berbagai negara
  • Tekanan dari sektor industri yang merasa terganggu oleh aturan lingkungan
  • Kurangnya dana dan sumber daya untuk program restorasi hutan
  • Keterbatasan koordinasi antar negara dalam menjalankan kebijakan lingkungan bersama

Dengan kesadaran yang meningkat, para investor berharap dapat menjadi bagian dari solusi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan stabilitas pasar global.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan