aiotrade
JAKARTA — Sejumlah provinsi di Indonesia mencatatkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan dalam kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), IPM nasional mengalami kenaikan dari 75,02 pada 2024 menjadi 75,90 pada 2025.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa capaian ini mencerminkan peningkatan nyata dalam kualitas hidup masyarakat, terutama dalam tiga aspek utama yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. "Ini menunjukkan bahwa sumber daya manusia Indonesia semakin berkualitas," ujarnya melalui pernyataan resmi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Beberapa provinsi mencatatkan peningkatan signifikan dalam IPM. Dua provinsi yang paling mencolok adalah Kepulauan Riau dan Papua Barat Daya. IPM di Kepulauan Riau naik dari kategori tinggi menjadi sangat tinggi, sedangkan Papua Barat Daya meningkat dari kategori sedang menjadi tinggi. "Semua indikator pembentuk IPM di kedua provinsi tersebut mengalami peningkatan. Ini adalah capaian positif yang patut diapresiasi," kata Amalia.
Di Kepulauan Riau, IPM meningkat dari 79,89 pada 2024 menjadi 80,53 pada 2025. Peningkatan terjadi di seluruh indikator, termasuk umur harapan hidup yang naik dari 75,12 menjadi 75,46 tahun. Rata-rata lama sekolah juga meningkat dari 10,50 menjadi 10,72 tahun, sedangkan harapan lama sekolah berada di angka 13,28 tahun. Pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan juga meningkat dari Rp15,57 juta menjadi Rp15,88 juta.
Papua Barat Daya juga mencatatkan peningkatan serupa. IPMnya naik dari 69,65 menjadi 70,55. Umur harapan hidup meningkat dari 70,02 menjadi 70,31 tahun, rata-rata lama sekolah dari 8,39 menjadi 8,69 tahun, dan pengeluaran riil per kapita per tahun yang disesuaikan naik dari Rp8,73 juta menjadi Rp9,07 juta.
Secara nasional, BPS mencatat tiga provinsi masuk kategori sangat tinggi, 30 provinsi berada di kategori tinggi, empat provinsi berada di kategori sedang, dan satu provinsi berada di kategori rendah, yaitu Papua Pegunungan.
DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia pada tahun ini, dengan skor 85,05. Diikuti oleh Daerah Istimewa Yogyakarta (82,48) dan Kepulauan Riau (80,53). Ketiganya masuk ke dalam kategori sangat tinggi, karena IPM mereka berada di atas 80.
Peningkatan IPM yang terus berlanjut mencerminkan keberhasilan dalam pembangunan kualitas hidup masyarakat. Namun, capaian ini juga menjadi pengingat bagi pemerintah pusat maupun daerah untuk terus mempercepat perbaikan di wilayah dan indikator yang masih memerlukan perhatian lebih. Tujuannya adalah agar pembangunan tidak hanya meningkat, tetapi juga merata di seluruh wilayah Indonesia.