IPOT Buka Peluang Cuan yang Jarang Diketahui Investor

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
IPOT Buka Peluang Cuan yang Jarang Diketahui Investor

Strategi Investasi Obligasi Pemerangkap Capital Gain

Bagi investor yang sudah lama memiliki obligasi pemerintah, saat ini bisa menjadi momen yang sangat menguntungkan. Meski suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-Rate) ditahan di level 4,75% sejak keputusan pada 22 Oktober 2025, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak lima kali sepanjang tahun 2025. Penurunan tersebut membuka peluang besar bagi investor untuk meraih capital gain dari harga obligasi yang cenderung naik.

Penurunan suku bunga acuan seringkali menjadi kabar gembira bagi para pemegang obligasi. Ketika BI memangkas suku bunga, harga obligasi yang beredar di pasar sekunder biasanya akan meningkat. Kenaikan ini memungkinkan investor merealisasikan keuntungan modal yang signifikan dari selisih antara harga jual dan beli.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Daya tarik capital gain ini jarang diketahui oleh investor obligasi. Bagi yang ingin mendapatkan capital gain dari obligasi, strateginya sangat jelas: mengakumulasi obligasi ketika harga rendah, karena fase ini merepresentasikan harga beli terendah sebelum terjadi reli kenaikan harga yang membuat gap ini bisa dijadikan capital gain," ujar Head of IPOT Fund & Bond, Dody Mardiansyah, dalam pernyataannya, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Ia menjelaskan bahwa ketika suku bunga turun, obligasi lama yang memiliki kupon tetap menjadi lebih menarik. Hal ini disebabkan oleh imbal hasil yang relatif lebih tinggi dibandingkan obligasi baru. Peningkatan permintaan ini mendorong kenaikan harga jual obligasi, sehingga jika investor menjualnya pada harga yang lebih tinggi dari harga belinya, maka mereka akan mendapatkan capital gain.

Oleh karena itu, obligasi dengan kupon tetap seperti Surat Berharga Negara (SBN) seri FR sangat strategis untuk dibeli saat suku bunga tinggi dan dijual saat suku bunga diperkirakan atau mulai menurun. Mekanisme capital gain ini terlihat nyata pada pergerakan seri obligasi pemerintah FR0097 (jatuh tempo Juni 2043 dengan Kupon 7,125%).

Sebagai contoh konkret, seorang investor yang membeli obligasi FR0097 pada tanggal 01 Juni 2025 di harga 100,90% (Harga Beli) dan memanfaatkan momentum penurunan yield obligasi di pasar sekunder untuk menjualnya pada tanggal 22 Oktober 2025 di harga 106,75% (Harga Jual), telah memperoleh kenaikan harga bersih sebesar 5,85%.

Lebih lanjut, penting untuk dicatat bahwa besarnya capital gain ini sangat dipengaruhi oleh Durasi obligasi, yaitu ukuran sensitivitas harga obligasi terhadap perubahan suku bunga. Obligasi seperti FR0097, yang memiliki jangka waktu jatuh tempo yang panjang (hingga 2043), dikategorikan sebagai obligasi durasi panjang.

Obligasi dengan durasi yang lebih panjang akan menunjukkan sensitivitas harga yang lebih tinggi terhadap setiap pergerakan suku bunga, sehingga penurunan suku bunga memicu lonjakan harga yang lebih besar pada FR0097 dibandingkan obligasi dengan durasi pendek. Dengan demikian, FR0097 menjadi pilihan utama bagi investor yang memiliki pandangan pasti terhadap tren suku bunga yang menurun.

Para investor dan pengelola dana didorong untuk mencermati lebih dalam hubungan antara kebijakan moneter dan pasar obligasi, serta mempertimbangkan obligasi durasi panjang sebagai instrumen strategis untuk memaksimalkan total return yang berasal dari kombinasi kupon yang stabil dan capital gain yang prospektif di tengah transisi kebijakan moneter saat ini.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan