Iran resmi buka Selat Hormuz, harga minyak jatuh cepat

Iran resmi buka Selat Hormuz, harga minyak jatuh cepat

Harga Minyak Dunia Anjlok Setelah Iran Buka Kembali Selat Hormuz

Harga minyak dunia langsung mengalami penurunan setelah Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz akan sepenuhnya terbuka bagi kapal komersial selama sisa masa gencatan senjata. Harga minyak mentah Brent turun menjadi 88 dolar AS per barel, setelah sebelumnya sempat mencapai di atas 98 dolar AS pada Jumat (17/4/2026).

Selat Hormuz adalah jalur sempit yang menghubungkan Teluk dengan Laut Arab. Sekitar seperlima pasokan minyak dunia dan gas alam cair biasanya diangkut melalui jalur ini. Keputusan Iran untuk membuka kembali jalur tersebut menandai langkah penting dalam menjaga kelancaran perdagangan global.

Jalur pelayaran bagi seluruh kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka selama sisa periode gencatan senjata, ujar Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Pasar global merespons positif pengumuman tersebut. Indeks saham utama di Amerika Serikat menguat pada perdagangan awal. Indeks S&P 500 naik 0,8 persen, sementara Nasdaq dan Dow Jones Industrial Average (DJIA) masing-masing meningkat lebih dari 1 persen. Di Eropa, bursa saham juga mencatat kenaikan. Indeks CAC di Paris dan DAX di Frankfurt naik lebih dari 2 persen, sedangkan FTSE 100 di London menguat sekitar 0,5 persen.

Sebelum konflik, harga minyak Brent diperdagangkan di bawah 70 dolar AS per barel. Harga kemudian melonjak di atas 100 dolar AS dan sempat mencapai puncak lebih dari 119 dolar AS per barel pada Maret. Kenaikan tajam harga minyak turut mendorong naiknya harga bahan bakar seperti bensin dan solar, serta memicu kekhawatiran terhadap pasokan bahan bakar pesawat. Kondisi ini menimbulkan risiko maskapai harus mengurangi penerbangan.

Penutupan jalur strategis tersebut juga menghambat distribusi pupuk yang digunakan petani. Sekitar sepertiga bahan kimia pupuk dunia melewati Selat Hormuz, sehingga konflik ini berpotensi memicu kenaikan harga pangan.

Daftar harga BBM di negara ASEAN per 1 April 2026. - (Infografis aiotrade)

Keputusan Iran membuka kembali Selat Hormuz menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut langkah tersebut. Iran baru saja mengumumkan bahwa selat itu sepenuhnya terbuka dan siap untuk pelayaran penuh. Terima kasih! tulis Trump di media sosial.

Namun, dalam pernyataan lanjutan, Trump menegaskan blokade laut terhadap Iran tetap diberlakukan hingga tercapai kesepakatan permanen untuk mengakhiri perang antara AS-Israel dan Iran.

Orang-orang mengantre untuk membeli bahan bakar di sebuah SPBU di Kolombo, Sri Lanka, 17 Maret 2026. Otoritas Sri Lanka telah menerapkan sistem kuota bahan bakar dan menyatakan hari libur nasional pada hari Rabu untuk mengurangi konsumsi bahan bakar, karena para pejabat berupaya mengelola cadangan yang terbatas di tengah gangguan pasokan yang terkait dengan situasi militer yang sedang berlangsung di Timur Tengah. - (EPA/CHAMILA KARUNARATHNE)