IRT Lampung Gelar Investasi Palsu, Teman Sekolah Jadi Korban, Kehilangan Ratusan Juta

admin.aiotrade 04 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
IRT Lampung Gelar Investasi Palsu, Teman Sekolah Jadi Korban, Kehilangan Ratusan Juta


LAMPUNG, aiotrade.app
- MSP (34), seorang pelaku penipuan yang berkedok arisan, ternyata juga terlibat dalam praktik investasi bodong. Tersangka yang merupakan warga Lampung Timur ini telah ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Faria Arista, mengungkapkan bahwa selain menjalankan arisan bodong, tersangka yang sempat melarikan diri ke Palembang ini juga menjalankan investasi bodong. "Korban-korbannya adalah teman sekolah dari tersangka," ujar Faria saat dihubungi pada Sabtu (4/10/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Modus operandi yang digunakan Mulia dalam investasi bodong ini adalah dengan mempromosikannya melalui status WhatsApp miliknya. Dalam skema tersebut, korban dijanjikan keuntungan sebesar 10 persen per bulan dari dana yang mereka kirimkan, dengan jangka waktu selama satu tahun. "Jadi, misalnya korban menginvestasikan dana sebesar Rp 10 juta, maka keuntungan sebesar Rp 1 juta setiap bulan selama 1 tahun," jelasnya.

Janji manis keuntungan besar tersebut berhasil menarik minat sejumlah teman sekolah tersangka untuk bergabung sebagai anggota investasi. Namun, setelah berjalan lebih dari dua bulan, pembayaran keuntungan bagi anggota investasi tersebut terhenti. Diperkirakan, dana yang diperoleh oleh tersangka mencapai ratusan juta rupiah.

Sebelumnya, diberitakan, MSP ditangkap atas dugaan mengelola arisan bodong yang merugikan korban hingga ratusan juta rupiah di Bandar Lampung. Dalam perkembangannya, penyidik mengungkap kejahatan lain MSP, yakni investasi bodong.

Modus operandi yang digunakan oleh tersangka adalah dengan membuka paket arisan duet (2 orang) dan kuartet (4 orang). Dalam penyelidikan, diketahui bahwa total paket arisan yang dibuka oleh tersangka mencapai lebih dari 20 paket. Untuk menarik perhatian calon korban, tersangka secara sistematis selalu memenangkan pengikut arisan di nomor 1. Namun, pemenang pertama tersebut ternyata adalah anggota fiktif yang dibuat oleh tersangka.

"Korban-korban yang melapor ini menjadi urutan terakhir. Tersangka menjanjikan korban akan mendapatkan uang arisan hingga ratusan juta rupiah," jelas Alfret.

Jenis-jenis Modus Penipuan yang Digunakan

Berikut beberapa modus yang digunakan oleh tersangka dalam melakukan penipuan:

  • Promosi melalui media sosial
    Tersangka menggunakan WhatsApp untuk mempromosikan investasi bodong. Ia memberikan janji keuntungan yang sangat menarik, yaitu 10 persen per bulan.

  • Pembagian paket arisan
    Tersangka membuka paket arisan dengan jumlah peserta 2 atau 4 orang. Setiap paket memiliki target tertentu, namun tidak ada mekanisme jelas untuk memastikan pembagian dana.

  • Pemenang fiktif
    Dalam setiap arisan, tersangka memastikan bahwa pemenang pertama adalah anggota fiktif. Hal ini dilakukan untuk membuat korban percaya bahwa arisan tersebut sah dan dapat memberikan keuntungan.

  • Penundaan pembayaran
    Setelah beberapa bulan, pembayaran keuntungan kepada anggota dihentikan. Korban akhirnya menyadari bahwa mereka telah menjadi korban penipuan.

Kerugian yang Dialami Korban

Korban-korban yang terlibat dalam arisan dan investasi bodong ini mengalami kerugian yang signifikan. Dana yang disetorkan oleh para korban mencapai ratusan juta rupiah. Banyak dari mereka tidak hanya kehilangan uang tetapi juga kepercayaan terhadap orang-orang dekat.

Selain itu, banyak korban mengaku tergiur oleh janji keuntungan yang terlalu bagus untuk dipercaya. Mereka percaya bahwa uang yang mereka investasikan akan menghasilkan bunga yang tinggi. Namun, ketika pembayaran tidak kunjung datang, mereka sadar bahwa mereka telah tertipu.

Langkah yang Diambil oleh Penyidik

Setelah menangkap tersangka, penyidik melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh aktivitas ilegal yang dilakukan oleh MSP. Mereka juga berupaya untuk mengidentifikasi semua korban yang terlibat dalam kasus ini.

Dengan adanya tindakan hukum yang dilakukan oleh polisi, diharapkan masyarakat lebih waspada terhadap praktik investasi dan arisan yang tidak jelas. Masyarakat juga diimbau untuk selalu memverifikasi informasi sebelum menyetorkan dana ke pihak tertentu.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan