Israel Membuat Terowongan Dekat Masjid Al-Aqsa, Hancurkan Benda Bersejarah

admin.aiotrade 01 Okt 2025 3 menit 13x dilihat
Israel Membuat Terowongan Dekat Masjid Al-Aqsa, Hancurkan Benda Bersejarah


YERUSALEM, aiotrade–
Penggalian terowongan yang dilakukan oleh pihak Israel di dekat Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki telah memicu kontroversi dan kekhawatiran dari berbagai pihak. Rekaman yang beredar pada Senin (29/9/2025) menunjukkan adanya proyek arkeologi yang sedang berlangsung, namun para pengkritik menganggap bahwa tindakan ini tidak hanya bersifat politik, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan situs suci umat Islam.

Dalam laporan yang dirilis, aktivitas ini dinilai melanggar hukum internasional serta "status quo" yang selama ini mengatur kompleks Al Aqsa. Salah satu proyek terbaru yang dilakukan adalah peresmian terowongan "Pilgrims’ Road" oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Peresmian tersebut dilakukan dalam situasi yang semakin memanas, terutama dengan meningkatnya konflik di Gaza dan semakin seringnya kunjungan pejabat Israel ke kompleks masjid tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Beberapa langkah provokatif juga turut memperburuk ketegangan. Misalnya, seorang anggota parlemen sayap kanan sempat mengibarkan bendera Israel di dalam kompleks Al Aqsa, sementara seorang menteri menyampaikan dukungan untuk pembangunan kembali kuil Yahudi di lokasi tersebut.

Tuduhan menghancurkan artefak Islam
Pemerintah Palestina di Yerusalem pada Agustus lalu menyatakan bahwa Israel melakukan penggalian ilegal di bawah Masjid Al Aqsa dan menghancurkan peninggalan Islam. Dalam pernyataan resmi mereka, disebutkan bahwa video yang bocor menunjukkan penggalian ilegal yang dilakukan oleh pasukan Israel di bawah situs yang sangat sensitif ini.

Mereka juga menuding Israel “secara sengaja menghancurkan artefak Islam yang berasal dari periode Umayyah.” Artefak tersebut dianggap sebagai bukti hidup dan kesaksian nyata atas kepemilikan sah umat Muslim atas situs tersebut.

Status Masjid Al Aqsa
Masjid Al Aqsa merupakan situs tersuci ketiga bagi umat Islam. Sementara itu, kalangan Yahudi menyebut area tersebut sebagai Temple Mount, yang diyakini pernah menjadi lokasi dua kuil Yahudi di masa lampau.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al Aqsa berada, sejak Perang Arab–Israel 1967. Pada tahun 1980, Israel menganeksasi seluruh Kota Yerusalem. Situasi ini memicu banyak perdebatan dan perselisihan antara pihak Israel dan Palestina, terutama terkait hak dan status wilayah yang secara historis dikuasai oleh orang-orang Palestina.

Kontroversi ini tidak hanya menjadi isu lokal, tetapi juga menarik perhatian dunia internasional. Banyak pihak khawatir bahwa tindakan Israel akan memperparah ketegangan dan memicu konflik yang lebih besar. Selain itu, ada kekhawatiran bahwa penggalian ilegal dapat merusak nilai sejarah dan spiritual dari situs suci tersebut.

Banyak ahli dan organisasi internasional menyerukan agar semua pihak menjaga stabilitas dan menghindari tindakan yang bisa memicu eskalasi konflik. Mereka menekankan pentingnya menjaga status quo yang sudah ada, karena hal ini merupakan bagian dari upaya menjaga perdamaian dan harmoni antara komunitas yang tinggal di kota tersebut.

Seiring dengan berkembangnya situasi, masyarakat dunia tetap mengawasi perkembangan terkini, sambil berharap agar solusi damai dapat segera ditemukan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan